"Meski begitu, berbagai langkah startegis telah kami siapkan. Termasuk, rekayasa lalulintas dan cara bertindak (CB) yang harus dilakukan jika terjadi kepadatan di wilayah hukum kami," ujar Matrius kepada Okezone, Jumat (17/5/2019).
(Baca Juga: Perbaikan Jalur Mudik di Karawang Ditargetkan Rampung H-10 Lebaran)
Dia pun tak menampik, jika pengamanan tahun ini akan sedikit berat. Apalagi, GT utama di Cikarang akan bergeser ke sekitar Cikampek, yang secara teritorial masuk ke wilayah Karawang.
Sehingga, di mudik 2019 ini jalan nasional dan arteri yang ada di wilayah hukumnya dipastikan menjadi andalan sebagai jalur favorit pemudik. Terutama, untuk pengalihan arus. Mengingat, saat mudik nanti jalur tol hingga ke arah Jawa akan diberlakukan satu arah.
"Jadi, jalur tol dari Bandung dan Jakarta yang mengarah ke wilayah timur Jawa, itu akan diberlakukan satu arah. Sehingga, kami harus antisipsi di jalur arterinya. Apalagi untuk kendaraan dari arah sebaliknya," jelas dia.