nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Swadaya Tambal Jalur Mudik yang Berlubang di Sumut

Antara, Jurnalis · Minggu 19 Mei 2019 20:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 19 608 2057591 warga-swadaya-tambal-jalur-mudik-yang-berlubang-di-sumut-04RzyWP4TH.JPG ilustrasi (Foto: Okezone)

DELISERDANG - Jalan Jamin Ginting yang menghubungkan Kota Medan menuju Aceh melalui Kota Berastagi, Kabupaten Karo Sumatera Utara, khususnya pada Kilometer 10 dalam kondisi rusak parah. Alhasil, warga sekitar secara swadaya berinisiatif memperbaikinya dengan menambal permukaan jalan.

Seorang warga yang tinggal di sekitar jalan tersebut, Joni Tarigan mengatakan, masyarakat sangat khawatir melihat kondisi tersebut hingga memutuskan untuk menambal lubang jalan menggunakan kerikil dan pasir.

"Untuk membantu para pengendara yang harus melalui jalan tersebut, kami bantu aspal dari luar, pasir, batu, kerikil. Kondisi jalannya rusak, kalau tidak diperbaiki, pengendara yang melintas bisa jatuh. Ini sudah sebulan begini. Jadi, pakai kerikil tambalnya," kata dia, dilansir dari Antaranews, Minggu (19/5/2019).

Sejumlah ruas jalan arteri seperti di Jalan Jamin Ginting KM 10 yang termasuk wilayah Kabupaten Deliserdang memang terlihat banyak lubang sehingga menghambat arus lalu lintas. Di pinggir jalan terlihat dua unit alat berat yang biasa digunakan untuk mengaspal jalan, hanya terparkir tanpa ada petugas yang mengoperasikan.

Jalan Rusak

"Kalau sekarang ini yang kita khawatirkan juga longsor. Ini adalah arus lalu lintas utama menuju Berastagi. Arus mudik pada H -3 itu biasanya sudah mulai padat," kata petugas Dishub Deliserdang, Ismail Tanjung.

Sekitar 10 kilometer dari lokasi, kondisi serupa juga terlihat di sebuah tikungan jalan yang masuk di wilayah Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang.

Jalur melalui Kabupaten Deliserdang dan Berastagi dari Kota Medan, merupakan jalur utama yang kerap dipakai oleh pemudik menuju Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara sepanjang 207 kilometer yang melewati daerah perkotaan, pedesaan dan perbukitan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini