nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, PDIP Yakin Jokowi-Ma'ruf Pimpin Indonesia

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 22:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 20 337 2058169 peringati-hari-kebangkitan-nasional-pdip-yakin-jokowi-ma-ruf-pimpin-indonesia-UCmgg3YiAm.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Membuka Mimbar Kebangsaan Bertema "Bung Karno, Kebangkitan Nasional, dan Merawat Semangat Kebangsaan" di DPP PDIP, Jakarta, Senin (20/5/2019). (foto: Fahreza Rizky/Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyinggung tentang situasi keamanan nasional pada 22 Mei atau pada saat pengumuman hasil Pemilu 2019 di acara perayaan Hari Kebangkitan Nasional. Hasto meyakini pasangan calon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin akan memimpin Indonesia untuk periode 2019-2024.

"Cita-cita bangsa Indonesia terus kita perkuat untuk dibumikan dalam kepemimpinan Jokowi-KH Ma'ruf Amin pada 5 tahun ke depan. Kita yakini spirit pemerintahan Jokowi-Ma'ruf diambil dari spirit kebangkitan nasional, hingga kemerdekaan RI 17 Agustus," ujar Hasto saat membuka Mimbar Kebangsaan bertema "Bung Karno, Kebangkitan Nasional, dan Merawat Semangat Kebangsaan," di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Pulangkan 1.200 Orang yang Akan Ikut Aksi 22 Mei 

Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko dan pakar politik Airlangga Pribadi menjadi pembicara utama di acara itu. Hadir juga Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Membuka Mimbar Kebangsaan Bertema Bung Karno, Kebangkitan Nasional, dan Merawat Semangat Kebangsaan di DPP PDIP, Jakarta (foto: Fahreza R/Okezone) 

Menurut Hasto, peringatan Hari Kebangkitan Nasional, adalah peringatan atas upaya para pendahulu bangsa dalam membangkitkan kesadaran rakyat Indonesia untuk melawan penjajahan.

"Ini awalnya dipelopori orang pintar saat itu, membangkitkan semangat bahwa kita satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air, dalam persaudaraan nasional," kata Hasto.

Semangat ini, sambung dia, yang terus menjadi landasan perjuangan hingga memerdekakan Indonesia lewat Proklamasi tahun 1945. Kini, semangat kebangkitan nasional itu menjadi kontekstual dalam menunjukkan bagaimana panjangnya sejarah perjuangan kemerdekaan, di tengah situasi jelang pengumuman hasil pemilu 2019 pada 22 Mei.

Bahwa ketika rakyat sudah bersatu dan mendukung maka takkan ada yang bisa menghadang. Hasto optimis puncak rekapitulasi KPU pada 22 Mei akan berjalan aman kendati ia melihat ada pihak yang mencoba menghasut rakyat.

Baca Juga: KPU Berpeluang Umumkan Hasil Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 Hari Ini 

"Persoalan ada yang menghasut rakyat, itu dinamika politik sebagaimana pilkada ketika ada pendukung yang berusaha memancing emosi hanya karena kalah," imbuhnya.

"Tak perlu takut pada 22 Mei. Justru mereka yang tak percaya hukum dan demokrasi, mereka yang harus berpikir ulang. Karena bukan hanya politik hukum negara yang akan mereka hadapi, tapi juga kekuatan rakyat itu sendiri yang sudah memberi sikap lewat pencoblosan pemilu 2019," jelas Hasto.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini