Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sikapi Aksi Massa ke Jakarta, Ketum Muhammadiyah: Tidak Perlu, Ini Ramadan

Kuntadi , Jurnalis-Selasa, 21 Mei 2019 |11:44 WIB
Sikapi Aksi Massa ke Jakarta, Ketum Muhammadiyah: Tidak Perlu, Ini Ramadan
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir (Foto: Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir minta masyarakat untuk bisa menghormati keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hasil pemilu dan pilpres 2019. Masyarakat tidak perlu melakukan aksi di Jakarta namun bisa menyuarakan aspirasi di daerah.

“Tidak perlu berangkat ke Jakarta. Apalagi ini Ramadan,” jelas Haedar usai bertemu dengan Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X di Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (21/5/2019).

Haedar juga mengingatkan kepada para pejabat Negara dan juga tokok politik untuk menjaga suasana damai dan kondusif. Mereka tidak perlu membuat pernyataa yang bisa memancing suasana panas.

Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir

“Pejabat Negara juga harus menahan diri dan tidak membikin pernyataan yang memancing suasana panas,” tandasnya.

Haedar mengajak kepada umat Islam untuk menjadikan bulan Ramadan untuk refleksikan diri. Salah satunya untuk menahan dari hal-hal yang bisa merusak nilai-nilai puasa. Jika memang akan melakukan aksi dan menyuarakan aspirasi agar mengedepankan kemaslahatan bangsa dan Negara. Aspirasi tetap harus dengan keadaban dan mendasarkan pada konstitusi.

(Baca Juga: Ditanya soal Gerakan People Power, Jokowi: Jangan Aneh-Aneh!)

“Rakyat berpuasa dari berbagai langkah, ucapan dan ujaran. Pejabat juga puasa ucapan, langkah dan pernyataan,” jelasnya.

Jika semuanya bisa menahan diri, Insyaaalah bagi yang mendapatkan mandat akan lebih nyaman menunaikan tugas untuk bangsa. Begitu juga yang belum terima akan legowo dan akan berbakti untuk bangsa dan Negara.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement