nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Eks Lokalisasi Dolly Surabaya Akan Dibangun Kebun Wisata Anggrek

Antara, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 11:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 21 519 2058321 di-eks-lokalisasi-dolly-surabaya-akan-dibangun-kebun-wisata-anggrek-5sMGmTEIp1.jpg Ilustrasi kebun anggrek. (Foto: Okezone)

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya bakal membangun wisata baru berupa kebun anggrek di kawasan eks lokalisasi prostitusi Dolly, tepatnya di Gedung Wisma Barbara, Jalan Sememi Jaya, Gang II, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Lurah Sememi Ferdi Ardiansyah mengatakan pembangunan kebun anggrek akan dilakukan secara bertahap. Setelah sisi utara Gedung Wisma Barbara selesai, pembangunan dilanjutkan di sisi depan dan belakang.

"Nanti luasan totalnya mencapai 1 hektare. Sementara untuk pengelolaannya dari Dinas Pertanian," ujar Ferdi, di Surabaya, Selasa (21/5/2019), sebagaimana dikutip dari Antaranews.

(Baca juga: Muhammadiyah Surabaya Tolak Lokalisasi Dolly Dibuka Lagi)

Ia menambahkan, selain proses pembibitan, Pemerintah Kota Surabaya juga berencana membudidayakan tanaman anggrek di lokasi tersebut. Berbagai jenis tanaman anggrek akan dibudidayakan melalui "green house" yang sedang dibangun.

Dengan begitu, pihaknya berharap adanya kebun anggrek ini dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar. "Jadi nanti warga sekitar akan dilatih oleh Pemkot, bagaimana untuk membudidayakan tanaman anggrek," katanya.

Lokalisasi prostitusi Dolly di Kota Surabaya. (Foto: Ist)

Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan dibangunnya kebun anggrek tersebut untuk mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Insya Allah tahun ini kita akan buat kebun anggrek. Saya harap warga nanti bisa menikmati hasilnya. Ini akan menjadi wisata baru yang akan menarik pengunjung untuk datang," katanya.

(Baca juga: Sekelumit Cerita dari Gang Dolly)

Selain itu, lanjut Risma, dengan adanya kebun anggrek diharapkan berdampak dengan meningkatnya ekonomi warga sekitar.

Oleh karena itu, Risma mengajak warga eks lokalisasi prostitusi Dolly untuk bisa memanfaatkan koperasi-koperasi yang dikelola secara mandiri.

Ia menjelaskan, dengan adanya sejumlah koperasi tersebut, masyarakat akan mandiri dan sejahtera secara ekonomi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini