Jokowi-Ma'ruf Menang, LSI Denny JA Klaim Hitung Cepatnya Paling Mendekati

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 00:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 22 605 2058671 jokowi-ma-ruf-menang-lsi-denny-ja-klaim-hitung-cepatnya-paling-mendekati-wExKUPaiV3.jpg Rekapitulasi suara Pilpres 2019. (Foto : Arief Julianto/Okezone)

JAKARTA – Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA bersyukur hasil hitung cepat atau quick count pihaknya paling presisi atau mendekati hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Alhamdulilah, terbukti semua quick count lembaga survei akurat soal Jokowi menang. Dan saya lebih bersyukur lagi LSI Denny JA memiliki selisih terkecil dibandingkan hasil final real count KPU," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

KPU baru saja mengumumkan real count final 100 persen. Jokowi-Ma’ruf menang di angka 55,5 persen, sedangkan Prabowo-Sandi di angka 44,50 persen.

Jokowi dan Maaruf Amin Sambangi Kampung Deret Jakarta Pusat

Pada hari pencoblosan, 17 April 2019, ada sebelas lembaga survei yang mengumumkan quick count, mulai dari LSI Denny JA, SMRC, Polltracking, Indikator, Indobarometer, Charta Politica, Cyrus-CSIS, Median, hingga Litbang Kompas. 

Semua quick count mengumumkan kemenangan Jokowi di angka yang beragam. LSI Denny JA menunjukkan selisih paling kecil, dibandingkan hasil hitung cepat KPU dalam Pilpres 2019 dengan angka sekitar 0,12 persen.


Baca Juga : Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 Jadi Sorotan Dunia

"Ini bukan rekor terbaik LSI. Di tahun 2010, LSI pernah memperoleh rekor MURI karena selisih quick count di Sumbawa NTB 2010 adalah 0.00 persen. Alias hasil quick count sama persis dibanding hasil KPUD 14 hari kemudian," katanya.

Denny JA menilai, saat ini publik diberikan pengalaman betapa ilmu pengetahuan dapat membantu kita mengetahui hasil pemilu 250 juta populasi begitu cepat. Pasalnya, hanya dalam waktu 3 jam setelah TPS ditutup, quick count bisa membantu tahu siapa yang menang.

"Terbukti hasil quick count menyerupai hasil real count sebulan kemudian. Dan mereka yang membawa LSI Denny JA, juga lembaga quick count lain ke polisi, menuduh kami membohongi publik, kembali ditolak oleh hasil real count KPU," tutur Denny JA.


Baca Juga : Jokowi-Ma'ruf Menang Pilpres 2019, Pagar Nusa Ucapkan Selamat

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini