Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasca-Kerusuhan 22 Mei, 58 Ribu Personel Gabungan Tetap Disiagakan di Jakarta

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Jum'at, 24 Mei 2019 |17:27 WIB
Pasca-Kerusuhan 22 Mei, 58 Ribu Personel Gabungan Tetap Disiagakan di Jakarta
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan jika pada hari ini setidaknya 58 ribu personil gabungan TNI-Polri disiagakan dalam mengamankan obyek vital di Jakarta pasca kericuhan 22 Mei.

“Jadi pengamanan tetap menjadi fokus aparat kepolisian bersama TNI. Seluruh aparat yang diturunkan 58 ribu,” ucap Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2018).

Jumat Pagi Ini Petugas Tetap Berjaga di Kawasan Gedung Bawaslu

Baca Juga: Pasca-Aksi 22 Mei, Kapolda Metro: Situasi Jakarta Sudah Kondusif 

Dedi mengatakan, saat ini personel gabungan menambah satu obyek vital yang diamankana yakni Mahkamah Konstitusi (MK). Apalagi hari ini merupakan batas akhir perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019.

“Satu objek diamankan tambah yaitu MK,” imbuh Dedi.

Selain itu, Dedi turut menjelaskan kehadiran 58 ribu personil yang diturunkan itu dalam rangka jaminan keamanan agar situasi tetap kondusif pasca aksi 22 Mei kemarin.

“Polri daan hal ini tidak boleh underestimate bersama rekan rekan TNI. Segala macam potensi gangguan Kamtibmas dari mulai demo sifatnya damai, kemudian eskalasi meningkat sampai anarkis itu kita lakukan upaya pencegahan secata awal dan mitigasi secara maksimal,” tutur Dedi.

Baca Juga: Polda Tambah Kekuatan untuk Jaga Gedung MK


(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement