nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikabarkan Dirawat di Rumah Sakit, Ini Kata Pengacara Edward Soeryadjaya

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 20:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 24 337 2060116 dikabarkan-dirawat-di-rumah-sakit-ini-kata-pengacara-edward-soeryadjaya-NqQ5h3W5eX.jpg Salah Seorang Pengacara Edward Soeryadjaya, Yusril Ihza Mahendra (foto: Okezone)

JAKARTA - Terpidana kasus korupsi dana pensiun PT Pertamina tahun anggaran 2014-2015, Edward Soeryadjaya dikabarkan sedang sakit dan dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan. Kuasa hukum Edward, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan dirinya belum mendengar terkait kabar Edward sedang berada di rumah sakit.

"Saya enggak tahu, saya memang salah satu lawyer beliau, tapi sudah cukup lama enggak begitu aktif ngikutin perkembangan beliau karena saya sibuk ngurusin pemilu," kata Yusril saat dihubungi, Jumat (24/5/2019).

Baca Juga: Korupsi Dana Pensiun Pertamina, Edward Soeryadjaya Dituntut 18 Tahun Penjara 

Namun, Yusril memastikan bahwa kliennya telah mendapat surat dari Kejaksaan. "Saya enggak tahu detailnya, tapi tentu sudah dapat izin dari kejaksaan dan di sana dikawal juga oleh kejaksaan," ucapnya.

Menanggapi hal itu, pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hajar, mengatakan apabila narapidana belum memenuhi syarat pembebasan, maka tidak mungkin dapat dibiarkan bepergian keluar penjara.

Baca Juga: Ini Alasan Tahan Edward Soeryadjaya karena 3 kali Mangkir dari Panggilan Kejagung 

Sehingga, keberadaan Edward Soeryadjaya di luar penjara patut dipertanyakan. Apakah, kata dia, yang bersangkutan benar sedang menderita sakit sehingga harus menjalani perawatan di RS Medistra Jakarta Selatan.

"Pertanyaannya apakah Edward benar tidak sehat sehingga harus dibawa ke rumah sakit?" tanya Fickar.

Nah, untuk memastikan apakah Edward Soeryadjaya benar sedang dalam keadaan sakit, menurut dia, harus diperiksa ke instansi yang bertanggung jawab. "Tanyakan ke pihak yang bertanggung jawab, dalam hal ini ya ke Dirjen Pemasyarakatan," tuturnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini