nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Merapi Alami 3 Kali Gempa Guguran Dalam 6 Jam

Antara, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 10:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 29 510 2061673 gunung-merapi-alami-3-kali-gempa-guguran-dalam-6-jam-R49EA7Nh3N.jpg Gunung Merapi (BNPB)

YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami tiga kali gempa guguran pada Rabu.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan resminya mengatakan gempa guguran yang terekam selama periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB amplitudonya 3-15 mm dan berlangsung 15-50 detik.

 Baca juga: Merapi Alami Dua Kali Gempa Guguran Dalam 6 Jam

Mengutip laman antaranews, selain gempa guguran, di gunung itu juga terjadi satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 3 mm selama 7 detik, dan satu kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 3 mm yang berlangsung selama 14 detik.

Merapi

Hasil pengamatan visual menunjukkan kawah gunung api paling aktif di Indonesia itu mengeluarkan asap putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal setinggi 20 meter di atas puncak kawah gunung.

 Baca juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar ke Kali Gendol

Di gunung api itu, angin bertiup lemah ke arah barat, suhu udara 15-20,9 derajat Celsius, kelembaban udara 63-98 persen, dan tekanan udara 567.7-707.7 mmHg.

Hasil analisis foto udara pada 4 Mei 2019 menunjukkan volume kubah lava Merapi 458.000 meter kubik. Sejak Januari 2019 volume kubah lava terhitung relatif tetap karena sebagian besar ekstrusi magma langsung meluncur ke hulu Kali Gendol sebagai guguran lava maupun awan panas.

Baca juga: Merapi Alirkan Lava Sejauh 700 Meter ke Arah Hulu Kali Gendol

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG meminta warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi, dan mengimbau warga sekitar kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan karena jarak luncur awan panas guguran Merapi semakin jauh.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini