Jalur Alternatif Mudik di Kebumen Minim Penerangan dan Rambu Lalu Lintas

krjogja.com, · Rabu 29 Mei 2019 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 29 512 2061748 jalur-alternatif-mudik-di-kebumen-minim-penerangan-dan-rambu-lalu-lintas-rUcIQT3qay.jpg Ilustrasi

KEBUMEN - Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah masih menjadi daerah rawan kemacetan. Terutama di perlintasan sebidang Kutowinangun, Karanganyar, dan Kebumen, akibat peningkatan frekuensi perjalanan kereta api (KA) selama arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Perhatian diberikan Polres Kebumen dengan menempatkan petugas untuk mengantisipasi antrean kendaraan berubah menjadi kemacetan. Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede mengatakan hal tersebut seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019 di halaman Mapolres Kebumen, Selasa (28/5/2019).

Ilustrasi Mudik (Okezone)

Sedangkan di jalur alternatif Jalan Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) serta Jalan Daendels, Polres Kebumen membuat pos tambahan dan melakukan patroli untuk meningkatkan keamanan. Jalur alternatif JJLS serta Jalan Daendels, dinilai rawan keamanan dan kecelakaan karena masih minim penerangan dan rambu-rambu lalu lintas.

(Baca Juga: Ini Batas Maksimum Nyetir Mobil Selama Mudik)

Dalam Operasi Ketupat Candi 2019, Polres Kebumen menerjunkan 610 personel dengan didukung instansi samping. Begitu apel, personel langsung digeser untuk menempati pos pengamanan.

"Totalnya ada 24 pos, yakni 12 Pos Pengamanan, 10 Subpospam, 1 Pos Terpadu, dan 1 Pos Cek Point," jelas AKBP Robertho Pardede yang optimistis pengamanan lebaran tahun ini, lebih baik dan berhasil dibanding tahun-tahun sebelumnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini