Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peluang Menang Prabowo-Sandiaga di MK Sangat Tipis

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Jum'at, 31 Mei 2019 |07:29 WIB
 Peluang Menang Prabowo-Sandiaga di MK Sangat Tipis
Foto Ilustrasi Okezone
A
A
A

"Prabowo dan tim harus menyiapkan bukti yang kuat dan data primer, saya pikir ini juga tidak mudah membuktikan soal TSM di MK. Misalnya bukti C1, soal saksi Prabowo di seluruh TPS, kalau saksi pilpres banyak yang engak punya di TPS, itu kan menjadi kelemahan. Kita paham yang kalau selalu dis-trust terhadap institusi MK, ini juga momentum untuk membangun citra trust building terhadap MK," tuturnya.

"MK bisa menjadi tempat untuk membuktikan terjadi kecurangan secara TSM, paling tidak kalau tidak bisa dibuktikan bisa menjadi rekomendasi perbaikan sistem pemilu yang berkualitas ke depannya, bisa menjadi evaluasi perbaikan pemilu yang sangat komplek ini sehingga meminimalisir mudarat pemilu serentak pda tanggal 17 april kemarin," sambungnya.

 Prabowo

Lalu, BPN Prabowo-Sandiaga Uno telah memilih Bambang Widjojanto dan Deny Idrayana sebagai ketua tim hukum Prabowo-Sandiaga. Menurunya, Bambang Widjojanto pernah menang gugatan di MK namun pada kasus Pilkada.

"BW memang pernah memenangkan/diskualifikasi gugutan di MK pada kasus pilkada, boleh di koreksi, tapi pilpres kan lebih rumit dan komplek lagi, tapi saya melihat BW dan Deny Indrayana memiliki rekam jejak anti korupsi dan memeliki integriras yang bagus, namun ini kan lebih kepada dugaan kecurangan, bisa dua hal yang berbeda pengalaman memenangkan gugutan di MK. Kans Prabowo memenangkan gugatan masih ada, walaupun kecil peluang itu, ini sangat bergantung dan kuncinya pada data dan bukti bukti kecurangan," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement