
Mahfud menerangkan, referendun yang dilakukan Timor Leste karena pada saat itu Indonesia baru saja berdiri. Lagi pula, sambung dia, Timor Leste sejak awal bukan bagian Hindia Belanda lantaran Timor Leste merupakan daerah jajahan Portugis.
"Kalau Timor Leste sejak awal memang bukan Indonesia. Jadi kita itu adalah bagian dari Hindia Belanda. Sedangkan sana bagian dari Portugis. Dan itu pun bisa diperdebatkan. Ternyata dulu Pak Habibie juga banyak yang menyoal juga sampai ke sidang MPR. Tapi sekarang sudah pasti tidak ada referendum itu," kata Mahfud.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.