Korban Terakhir yang Selamat dari Kamp Pemusnahan Nazi Tutup Usia

Agregasi BBC Indonesia, · Rabu 05 Juni 2019 03:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 04 18 2063746 korban-terakhir-yang-selamat-dari-kamp-pemusnahan-nazi-tutup-usia-O5aWhuj17h.jpg Semion Rosenfeld (BBC)

ISRAEL - Seorang korban terakhir yang selamat dari kamp kematian Nazi di Sobibor, Polandia, telah tutup usia di Israel pada usia 96 tahun.

Semion Rosenfeld, yang lahir di Ukraina, meninggal dunia di sebuah rumah jompo di Ibu kota Israel, Tel Aviv.

Karena berlatar Yahudi, Rosenfeld ditangkap pasukan Nazi Jerman ketika bertugas di Angkatan Darat Soviet pada 1941.

 Baca juga: Rusia Rayakan Kemenangan atas Nazi di Perang Dunia II

Dia kemudian dikirim ke kamp konsentrasi Sobibor di Polandia yang saat itu diduduki Nazi.

Pada Oktober 1943, dia berhasil melarikan diri bersama dengan sekitar 300 tahanan lainnya.

 Kamp Nazi

Tetapi dalam waktu tidak terlalu lama, sepertiga pelarian itu tertangkap kembali. Dari 200 orang yang berhasil kabur, hanya 47 orang yang selamat hingga Perang Dunia Kedua berakhir.

 Baca juga: Kontroversi Lambang Nazi para Selebriti, No 3 Artis Indonesia

Lebih dari 250.000 orang Yahudi diyakini telah dibunuh di Sobibor antara 1942 dan 1943.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan penghormatan terakhir kepada Rosenfeld.

"Dia bergabung dengan Tentara Merah, ditangkap oleh Nazi, tetapi berhasil melarikan diri dari kamp kematian dan terus memerangi Nazi," tulis Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Facebook.

"Semoga ingatan kita atas sosoknya menjadi berkah bagi kita semua," tulisnya.

 Baca juga: Gara-Gara Kaos Nazi, Austria Panggil Diplomatnya dari Israel

Isaac Herzog, pimpinan lembaga non-profit Jewish Agency for Israel, yang selama ini memberikan dukungan kepada Rosenfeld, mengatakan dia "sangat sedih" atas meninggalnya Rosenfeld.

Dia menggambarkan Rosenfeld sebagai "pahlawan sejati".

Tidak seperti sarana lainnya yang juga berfungsi sebagai kamp kerja paksa, Sobibor termasuk di antara kamp-kamp Nazi yang dibangun hanya untuk membasmi orang Yahudi.

Setelah adanya pemberontakan pada 1943, pasukan Nazi yang menjaga kamp Sobibor menembak mati semua tahanan yang tersisa dan menghancurkan kamp, ​​sebelum menguburnya dalam upaya menutupi kejahatan mereka.

Para arkeolog kemudian menemukan bekas reruntuhan fondasi kamar gas dan sarana bangunan stasiun kereta api.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini