nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kakorlantas: Puncak Arus Balik Diprediksi 7 hingga 10 Juni

Fathnur Rohman, Jurnalis · Kamis 06 Juni 2019 21:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 06 337 2064179 kakorlantas-puncak-arus-balik-diprediksi-7-hingga-10-juni-zbjlnnPKxU.jpg Kakorlantas Irjen Pol Refdi Andri usai meninjau Tol Cipali. foto: Okezone/Fathnu Rohman

CIREBON - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+2 sampai H+4 lebaran atau pada 7 Juni hingga 10 Juni 2019.

"Untuk puncak arus balik prediksinya—kami berharap tidak ada puncak-puncakan, tetapi tanggal 7, 8, 9 , bahkan 10 akan menjadi perhatian kita, " ujar Refdi kepada wartawan, saat melakukan peninjauan langsung di Pospam GT Palimanan Tol Cipali, Kamis (6/6/2019).

Refdi menjelaskan, pada H+1 Lebaran saat ini telah terjadi pergerakan dari dua arah di jalan tol, yakni kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Jawa (mudik) , serta kendaraan yang datang dari arah Jawa menuju Jakarta (balik).

"Ada yang balik ada yang mudik. Sekarang memasuki hari ke dua lebaran, dengan melihat kepadatan pergerakan kendaraan itu dari KM 0, KM 25, KM 29 Cikarang Utama, sampai KM 70 Cikampek Utama, sekarang kita ada di Palimanan, sepertinya pergerakan berimbang, " sambungnya.

Refdi menyampaikan pihaknya sempat melakukan rekayasa lalu lintas, khususnya contra flow di KM 29 hingga KM 61 Cikampek.

Foto/Okezone

Setelah melakukan penilaian dan evaluasi terkait kepadatan kendaraan dari arah Cikampek menuju Tol Cipali dan seterusnya, Kakorlantas mengambil kebijakan berlakukan sistem one way dari KM 70 hingga KM 188.

"Dengan melihat pergerakan itu, dari jam ke jam berkurang, sampai pukul 15.00 WIB kita hentikan one way itu. Dan kembali normal pada pukul 15.00 WIB, " tuturnya.

Pihaknya memperkirakan mulai 7 Juni hingga tanggal 10 Juni 2019, sistem one way akan diberlakukan dengan jam-jam yang sudah disepakati.

"Titik pangkal pergerakan saat one way mulai dari KM 414 Kalikangkung. Kemudian titik akhir pergerakan di Jakarta adalah KM 70 Cikampek utama," ucap dia.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini