nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kementan Tinjau Pembibitan Anggrek di Cikampek

Jum'at 07 Juni 2019 10:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 07 1 2064229 kementan-tinjau-pembibitan-anggrek-di-cikampek-zVNoaPal4L.jpg Foto: dok.Humas Kementan

CIKAMPEK - Untuk menikmati anggrek, tidak perlu lagi menghabiskan biaya hingga puluhan juta rupiah guna mengunjungi Thailand dan Singapore karena di Cikampek kita bisa melihat ratusan jenis anggrek cantik.

Di Cikampek terdapat beragam jenis anggrek seperti anggrek bulan, anggrek hitam, anggrek kasut kumis, anggrek kebutan, anggrek sendok, anggrek bulan bintang, anggrek kerlip, anggrek jamrud, anggrek phaleonopsis, dendrobium, vanda douglas, oncidium dan lain - lain. Bahkan guna memperindah nuansa ngabuburit, pengunjung bisa bertandang ke sini.

PT. Ekakarya Graha Flora menghadirkan lahan pembibitan yang menyuguhkan aneka ragam jenis bunga anggrek. Tempat pembibitan atau perbenihan anggrek berada di Cikampek Pusaka, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang - Jawa Barat.

Di lahan seluas 26 hektare ini, pengunjung bisa menikmati beragam jenis bunga anggrek yang seluruhnya produk lokal, tak satu pun berasal dari luar negeri.

Sebagai informasi, sentra anggrek terdapat di Cianjur, Tangerang Selatan, Bogor, Karawang, Batu, Karanganyar dan beberapa daerah lain dengan produksi anggrek pada 2018 sebanyak 24,7 juta tangkai.

Bunga-bunga yang ada di kebun Cikampek sendiri tertata rapi di persemaian dengan pengelolaan profesional dari tangan-tangan yang ahli di bidang florikultura.

"Pegawai kami adalah orang-orang yang ahli di bidangnya masing-masing. Kami mengedepankan profesionalime kerja," ujar Kepala Bagian Phalaopsis, Jessica.

Sembari ngabuburit, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi meninjau pembibitan Anggrek itu. Ia mengungkapkan bahwa ke depannya budidaya tanaman hias ini akan semakin diminati petani karena hasilnya sangat menjanjikan, apalagi pangsa pasarnya terbentang dari Asia Tenggara hingga Eropa.

"Volume ekspor anggrek 2018 sebanyak 51,9 ton senilai Rp 4,91 miliar. Volume ekspor naik 19,4 persen dan nilai naik 16,35 persen dibandingkan ekspor 2017. Tujuan ekspor ke Jepang, Korea, Singapore, New Zealand, Netherland dan lainnya," ujar Suwandi sela-sela kunjungannya itu.

Tidak perlu khawatir jika berkunjung ke Ekakarya Graha Flora, karena pihak pengelolah siap sedia mengantar dan menjelaskan pertanaman anggrek ini. Termasuk penjelasan bangunan yang menyajikan aneka ragam bunga tersebut. Bangunan berbentuk menyerupai tenda (green house) itu menyimpan beraneka ragam bunga anggrek. Beberapa di antaranya tampak sudah bermekaran.

"Jika berbicara soal harga, maka di sini masih terjangkau. Anggrek bulan mulai dari Rp100 ribu hingga jutaan rupiah tergantung jumlah dan jenisnya, sedangkan anggrek dendrobium paling murah seharga Rp40 ribu," terang Suwandi. (Adv)

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini