Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Mantan Budak Seks ISIS yang Dipaksa Berpisah dengan Anak Kandungnya

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 09 Juni 2019 |10:35 WIB
Kisah Mantan Budak Seks ISIS yang Dipaksa Berpisah dengan Anak Kandungnya
Anak-anak dari perempuan Yazidi banyak ditemukan di kamp pengungsi Al Hol, Suriah Timur. (Foto : Ilustrasi/Dok AFP)
A
A
A

Perempuan Yazidi yang disekap ISIS banyak yang melahirkan anak, sebagian besar kini berada di kamp pengungsi di Al Hol, di Suriah timur.

Komunitas Yazidi memegang teguh apa yang disebut sebagai 'kemurnian darah'. (Reuters)

"Sebagian besar dari mereka punya tiga atau empat anak. Anda tentu paham bagaimana perasaan seorang ibu, bagaimana mereka menggendong bayi mereka. Bagaimanapun, ibu tetaplah ibu, tak peduli agama apa yang mereka anut," kata Dr Ghafouri, aktivis Kurdi di Al Hol yang banyak mengurusi perempuan Yazidi dan anak-anak mereka.

Para perempuan Yazidi yang memiliki anak saat mereka ditawan ISIS menghadapi pilihan dilematis saat kembali ke komunitas mereka.


Baca Juga : Tiga WN Prancis yang Bergabung dengan ISIS Dijatuhi Hukuman Mati di Irak

Tidak hanya dilematis tapi juga sangat sulit: harus memilih antara anak dan agama.

Jovan kini hidup sendiri di satu rumah penampungan. Ia diceraikan oleh suaminya dan kehilangan anak. Ia pernah mencari anaknya di rumah yatim di Mosul, tapi sang anak tak lagi berada di sana.

Ia mendapatkan informasi, seorang perempuan mengadopsi anaknya.

Ia masih berharap, suatu hari nanti akan bertemu dengannya.


Baca Juga : Pengadilan Irak Vonis Mati 2 Orang Prancis yang Menjadi Anggota ISIS

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement