nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Kata Menkumham soal Pelesiran Setnov di Bandung

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 19:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 17 337 2067499 ini-kata-menkumham-soal-pelesiran-setnov-di-bandung-Cg6njheEah.jpg Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly (foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly angkat bicara perihal terpidana perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto (Setnov) yang terciduk pelesiran di sebuah toko bangunan daerah Kabupaten Bandung Barat ‎bersama sang istrinya, Deisty Astriani Tagor.

Menurut Yasonna, Eks Ketua DPR itu memang dalam kondisi sakit namun mengelabui petugas saat tengah membayar administrasi rumah sakit.

Baca Juga: Ketua DPR Dorong Komisi III Bahas Setnov Pelesiran dengan Menkumham 

“Dia ya mengelabui petugas kita. Suruh bayar bill di bawah. Ketika ditanya sama petugas ‘bapak mau ke mana?’, dia (Setnov) bilang yaudah tunggu saja nanti balik lagi. Ternyata dia tidak balik,” ujar Yassona di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Kemudian, kata Yassona, staf yang menjaga Setnov ini menghubungi lapas Sukamiskin, Bandung hingga berkoordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah Tejo Harwanto. Lapas Sukamiskin lantas melaporkan kejadian itu kepada kepala kantor wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Liberti Sitinjak.

"Kakanwil mencoba melacak, kemudian sudah ada media gambar beliau, diambil tindakan oleh Kakanwil," katanya.

 

Meski demikian, dia mengakui ada faktor kelalaian petugas dalam kasus dugaan pelesiran Setnov. Yasonna menyesalkan Mantan Ketua DPR itu bisa lepas dari pengawasan.

"Memang ada kelalaian di petugas saya, mengapa diizinkan dia (Novanto) tanpa pengawasan sampai ke bayar bill," imbuh dia.

Tetapi, Yassona menganggap petugasnya yang lalai itu juga sebagai korban mantan Ketum Golkar itu. Akibat ulah mantan Ketua Umum Golkar itu, sang pengawal terancam kena sanksi.

"Lihat juga jangan sampai kita mengorbankan orang lain, ini si anak (petugas) kan jadi korban," jelasnya.

Baca Juga: Kemenkumham Pastikan Setnov Tidak Akan Plesiran Lagi 

Diketahui sebelumnya, Setya Novanto (Setnov) terciduk pelesiran di sebuah toko bangunan daerah Kabupaten Bandung Barat ‎bersama istrinya, Deisty Astriani Tagor. Setnov pelesiran setelah berhasil mengelabui petugas pengawal Lapas Sukamiskin saat berobat di Rumah Sakit Santosa, Bandung.

Setnov sendiri sedang menjalani masa hukuman 15 tahun pidana penjara terkait perkara korupsi proyek e-KTP di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Setnov divonis pada April 2018.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini