nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Begal Sadis yang Lukai Ibu dan Anak Ambruk Ditembak Polisi

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 23:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 20 340 2068925 2-begal-sadis-yang-lukai-ibu-dan-anak-ambruk-ditembak-polisi-NDuh6l2fUH.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Dua begal sadis masing-masing bernama Arham (24), warga Jakan Pajaiyang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, dan Irsandi alias Aco (21), warga di Jalan Damai Makassar, ini tega melukai seorang ibu-ibu dan anak yang masih kecil.

Kedua pelaku berhasil ditangkap oleh tim Khusus Polda Sulsel di sebuah kamar kost yang ada di Jalan Pajaiyyang sekitar pukul 02.30 wita, Kami 20 Juni 2019.

Komandan Tim Khusus Polda Sulsel Ipda Artenius MB mengatakan, penangkapan itu berdasarkan adanya laporan pengaduan korban yang masuk di Polsek Biringkanayya. Dimana aksi begal itu terjadi pada 12 Juni 2019.

Berdasarkan laporan korban tersebut, Tim Reskrim Polsek Biringkanaya berkoordinasi dengan tim Khusus Polda Sulsel untuk melakukan penyelidikan.

"Maka dari penyelidikan itu diperoleh informasi rumah kost salah satu tersangka yang berada di Jalan Pajaiyyang. Kemudian personil menuju kerumah tersebut dan mengamankan Arham dan satu pelaku Irsandi," kata Arten kepada Okezone, Kamis (20/6/2019).

 Begal Motor

Selanjutnya kedua pelaku dibawa untuk dilakukan pengembangan dan penunjukan barang bukti serta lokasi kejahatannya.

Perwira polisi yang akrab sapa Puang Baso ini melanjutkan, kedua pelaku melawan dan sempat lolos dari kawalan saat hendak di bawa ke lokasi kejahatannya. Kedua pelaku langsung mengambil langkah "seribu". Namun upaya persuasif dengan dilepaskannya tiga kali tembakan ke udara tak diharaukan.

"Tiga kali tembakan ke udara dilepaskan untuk diminta menghentikan langkahnya. Namun tersangka tak menggubrisnya dengan terpaksa kami kembali melepaskan tembakan, selanjutnya dievakuasi si Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis," ujar Puang Baso

Sebelumnya, sambung Puang Baso, kedua tersangka memiliki catatan hitam yang dilaporkan oleh korbannya dengan lampiran yang terrigestrasi STPLP/535/VI/2019/Sekta pada tanggal tanggal 12 juni 2019.

 Penangkapan

Menurut pengakuan kedua pelaku hasil curiannya dijual lewat media sosial, selain itu tersangka juga mengaku residivis yang pernah ditangkap dan menjalani proses hukum di rutan klas I Makassar pada tahun 2018 silam.

Lokasi aksinya yang disebutkan yakni pencurian pada bulan Juni 2019 tepatnya di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP), disana tersangka menjambret tas milik seorang wanita didekat SMP Negeri 30. Tas korban berisi gawai merek Oppo.

Selanjutnya di Jalan Baddoka disana juga tersangka merampas gawai merek Oppo seorang wanita yang sementara mengendarai motor.

"Yang terakhir menjambret ibu-ibu yang membonceng anak balitanya hingga keduanya terjatuh dan menderita luka serius," sebut Arten.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini