nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Minta Warga Hati-Hati jika Ingin Gadaikan Sertifikat Tanah

Antara, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 16:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 20 519 2068780 jokowi-minta-warga-hati-hati-jika-ingin-gadaikan-sertifikat-tanah-ONh0LIvGcD.jpeg Presiden Jokowi (Foto: Ist)

SURABAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta masyarakat, khususnya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang memegang sertifikat tanah untuk hati-hati ketika akan menggadaikannya ke bank, dengan menghitung jumlah yang dipinjam serta kemampuan bayarnya.

"Kalau hitungannya antara yang dipinjam dan kemampuan membayar tidak masuk akal jangan pinjam," kata Jokowi saat membagikan sebanyak 3.200 sertifikat tanah di Kabupaten Gresik seperti dikutip Antaranews, Kamis (20/6/2019).

Jokowi meminta, apabila sertifikat tersebut digadaikan agar digunakan untuk kepentingan permodalan dan bisa menyejahterakan keluarga. "Yang saya titipkan itu aja, karena saya sering menjumpai banyak masyarakat yang lupa ketika pinjam permodalan ke bank, sehingga sertifikatnya hilang," katanya.

Baca Juga: Kunker ke Jatim, Jokowi Akan Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah di Gresik 

Pemerintah, kata Jokowi, menargetkan program sertifikat tanah rampung pada tahun 2025 dengan menggenjot peningkatan sertifikasi tanah setiap tahunnya.

Jokowi 

Ia mengatakan di seluruh Indonesia seharusnya 126 juta bidang tanah telah tersertifikasi, tetapi sampai 2015 baru sebanyak 46 juta sehingga masih kurang 80 juta bidang di seluruh Tanah Air.

“Setahun di seluruh Indonesia, biasanya keluar sertifikat hanya 500 ribu, artinya kalau mau pegang sertifikat tunggu 156 tahun. Oleh karena itu, saya sampaikan ke Pak Menteri ATR minta bukan 500 ribu, dan tinggal hitung perkirakan tahun 2025 itu seluruh sertifikat bisa dipegang masyarakat," katanya.

Sementara itu, salah satu warga penerima sertifikat asal Kecamatan Panceng Gresik, Laila mengaku berencana menggadaikan sertifikat tanahnya dengan pinjaman Rp15 juta.

Laila yang dipilih Jokowi sebagai salah satu perwakilan warga penerima sertifikat untuk maju ke panggung mengatakan, pinjaman modal itu akan digunakannya untuk pengembangan usaha menjual baju anak-anak.

Baca Juga: Pimpin Ratas Ekonomi, Nada Bicara Presiden Jokowi Meninggi 

Jokowi kepada Laila meminta agar pinjaman sebesar Rp15 juta dari menggadaikan sertifikat tanah untuk digunakan semuanya sebagai modal, tanpa adanya sisa, sehingga bisa menyejahterakan keluarga.

"Gunakan seluruhnya untuk modal kerja atau usaha dan investasi," pesan Jokowi, kepada Laila.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini