Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tim Kementan Tinjau Langsung Lokasi Kekeringan di DIY

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Sabtu, 22 Juni 2019 |15:39 WIB
Tim Kementan Tinjau Langsung Lokasi Kekeringan di DIY
Foto: Kementan
A
A
A

YOGYAKARTA – Kementan melakukan pemeriksaan ke lapangan atas laporan kekeringan di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Edy Purnawan dan petugas BPTPH DI Yogyakarta, meninjau langsung dampak kekeringan di Kabupaten Gunung Kidul pada Rabu 19 Juni 2019.

Peninjauan langsung ke Gunungkidul terkait pemberitaan kekeringan di daerah tersebut. Edy menjelaskan, tanaman padi di Kabupaten Gunungkidul yang mengalami kekeringan seluas 4.963 hektare dan 1.501 hektare di antaranya mengalami puso. Hal ini berdasarkan laporan petugas POPT di wilayah Kabupaten Gunungkidul,” ucap Edy.

Sepanjang periode 1 – 15 Juni 2019, kekeringan terjadi di lima kecamatan di Gunungkidul dan kategorinya terbagi atas ringan, sedang, berat dan puso. Untuk Kecamatan Semin, kategori ringan 874 Ha; sedang 203 Ha; berat 250 Ha; puso 350 Ha. Kecamatan Nglipar kategori ringan 367 Ha, sedang 113 Ha dan berat 40 Ha. Kecamatan Gedangsari hanya puso 807 Ha.

Kecamatan Ngawen kategori ringan 355 Ha, sedang 279 Ha, berat 171 Ha dan puso 182 Ha. Kecamatan Karangmojo untuk kategori ringan 290 Ha, sedang 141 Ha, berat 10 Ha, dan puso 7 Ha. Kecamatan Playen kategori ringan 89 Ha, sedang 60 Ha, berat 59 Ha dan puso 37 Ha. Kecamatan Ponjong kategori ringan 59 Ha, sedang 40 Ha dan berat 1 Ha.

Sedangkan Kecamatan Patuk terdapat dua kategori yakni berat 40 Ha dan puso 113 Ha. Kecamatan Semanu katagori ringan 6 Ha, sedang 4 Ha dan berat 1 Ha. Sedangkan dua kecamatan Girisubo kategori ringan 1 Ha dan puso 5 Ha, dan Kecamatan Paliyan hanya katagori ringan 5 Ha.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement