Dalam penelitian lapangan di tiga negara, Dr Cohn dan timnya menemukan bahwa ketika jumlah uang dalam dompet dinaikkan menjadi sekitar Rp1 juta, maka jumlah yang mengembalikan dompet naik 18 persen.
Jadi apa yang terjadi?
Menurut Dr Cohn ada dua faktor untuk menjelaskan hasil temuan penelitian ini.
"Yang pertama sikap altruisme, sikap perduli dengan orang lain, meski orang itu tidak kita kenal," katanya.
Pendapat ini diperkuat dengan penemuan bahwa dompet yang berisi kunci akan lebih mungkin dikembalikan dibandingkan dompet yang tidak berisi kunci.
Karena kunci menjadi bahan berharga bagi pemiliknya, sementara bagi penemunya tidak berarti apapun, kata Dr Cohn.
Namun sikap peduli bukan satu-satunya penjelasan. Survei menunjukkan bahwa kita tidaklah ingin dilihat sebagai orang yang tidak jujur.
Mereka yang ditanyai mengatakan semaki banyak uang ditemukan di dompet, semakin mereka merasa seperti pencuri bila mereka tidak mengembalikan dompet tersebut," kata Dr Cohn.