nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dituduh Lecehkan Seorang Perempuan, Donald Trump: Dia Bukan Tipe Saya

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 12:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 25 18 2070592 dituduh-lecehkan-seorang-perempuan-donald-trump-dia-bukan-tipe-saya-vfytXmpU7v.jpg Presiden AS Donald Trump. Foto/Reuters

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump membantah tuduhan seorang kolumnis majalah bahwa dia telah melakukan pelecehab seksual pada 1990-an di ruang ganti department store New York,

Trump membuat komentar dalam sebuah wawancara dengan The Hill, sebuah outlet berita politik, yang menyinggung tulisan E. Jean Carroll, dalam buku barunya dirinya pernah mendapat pelecehan seksual yang dilakukan Trump.

"Aku akan mengatakannya dengan sangat hormat: Nomor satu, dia bukan tipeku. Nomor dua, itu tidak pernah terjadi. Tidak pernah terjadi, oke?" Trump mengatakan dalam wawancara, yang dilakukan di Kantor Oval, Senin (24/6/2019).

Presiden menambahkan bahwa Carroll berbohong ketika dia membuat tuduhan tersebut.

"Aku tidak tahu apa-apa tentang wanita ini. Aku tidak tahu apa-apa tentang dia," katanya.

Foto/AP News

Carroll merupakan perempuan ke-16 yang menuduh Trump telah melakukan pelecehan seksual sebelum ia menjadi presiden.

BacaDonald Trump Usir Kepala Staf Gedung Putih karena Batuk saat Wawancara

BacaRangkaian Penusukan di London, Donald Trump Sebut Wali Kota Sadiq Khan Seorang Bencana

Dia mengatakan bahwa dalam sebuah pertemuan di toko Bergdorf Goodman di Manhattan, Trump - yang saat itu adalah seorang pengembang real estat—memintanya memberikan saran untuk membeli pakaian dalam untuk wanita yang tidak disebutkan namanya.

Kemudian dengan bercanda, mereka masing-masing menyarankan agar yang lain mencobanya.

"Saat pintu ruang ganti ditutup, dia menerjang ke arahku, mendorongku ke dinding, memukul kepalaku, dan meletakkan mulutnya di bibirku," tulis Carroll, yang bekerja untuk majalah Elle.

Carroll mengaku, Trump menarik celananya, membuka ritsleting lalu mendorong, tapi dia akhirnya berhasil mendorong Trump keluar dan lari dari ruang ganti.

"Itu pertarungan," katanya. Menambahkan, "Dengan semua 15 wanita atau 16 yang telah maju, itu sama. Dia menyangkalnya. Dia membalikkannya. Dia menyerang. Dan dia mengancam."

Carroll tidak pernah pergi ke polisi karena ia takut akan akibatnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini