Share

Isi Petisi Aksi Halalbihalal & Tahlil Akbar di Sekitar Gedung MK

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 26 Juni 2019 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 26 605 2071277 isi-petisi-aksi-halalbihalal-tahlil-akbar-di-sekitar-gedung-mk-UJV60cJEWo.jpg Massa aksi di sekitar Gedung MK membacakan petisi (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Massa aksi bertajuk Halalbihalal dan Tahlil Akbar 266 yang menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung K, tepatnya di depan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat membacakan petisi yang berisi sejumlah tuntutan kepada pemerintah.

Pembacaan petisi itu dibacakan secara bergilir oleh tokoh-tokoh yang hadir. Mereka diketahui pendukung pasangan capres-cawapres 02, Prabowo-Sandi seperti Neno Warisman dan Yusuf Martak, Abdullah Hehamahua, dan Ketua Umum FPI, Sobri Lubis, Rabu (26/6/2019).

Berikut isi petisi dari massa aksi kawal MK tersebut:

Petisi Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan

 

Melihat dan memperhatikan serta mencermati aneka kezaliman yang terjadi selama ini, khususnya dalam rentang waktu tahun 2014 s/d 2019, antara lain:

 

1. Kriminalisasi dan makarisasi habaib dan ulama serta aktivis juga pembubaran dan terorisasi ormas Islam.

 

2. Pembiaran penodaan terhadap agama, bahkan perlindungan dan pembelaan terhadap penoda agama.

 

3. Pembiaran gerakan liberal, neo-PKI, LGBT, Ahmadiyah & Syi'ah Rofidhoh, serta aneka aliran sesat dan berbagai kemunkaran sehingga merajalela di seantero negeri.

 

4. Penjualan aset negara kepada asing dan aseng penumpukan utang negara, pemberian dukungan kepada Program OBOR China, dan penerimaan imigran China sebagai TKA di Indonesia, sekaligus pembiaran pribumi terpuruk.

 

5. Pelaksanaan pemilu curang dan brutal sehingga lebih dari 500 petugas pemilu wafat secara tidak wajar tanpa diautopsi dan lebih dari 11 ribu petugas pemilu jatuh sakit dirawat serius di berbagai RS tanpa penyelidikan sebab-musababnya. Serta tindakan represif aparat yang biadab dan sadis terhadap rakyat, sehingga jatuh korban meninggal dunia 10 orang, empat di antaranya anak-anak, dan lebih dari 800 orang luka tembak atau pukulan, serta lebih dari 500 orang ditahan, di antara mereka banyak yang disiksa di dalam tahanan. Selain itu lebih dari 30 orang hingga saat ini masih hilang belum ditemukan.

 

Aksi Massa di depan Patung Kuda

Baca Juga: Polri Sebut Ada 10 Elemen Masyarakat yang Aksi di Sekitaran Monas


Oleh karenanya, kami para habaib, ulama dan aktivis serta tokoh berbagai ormas Islam mau pun kebangsaan, menyatakan:

 

1. Mengecam keras segala bentuk kecurangan dan kezaliman yang telah meruntuhkan sendi-sendi keadilan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

2. Menolak segala bentuk putusan hukum yang menjustifikasi kecurangan dan kezaliman, karena tidak sesuai dengan ajaran agama apa pun dan juga bertentangan dengan amanat konstitusi NKRI yang berdasarkan Pancasila & UUD 1945.

 

3. Melakukan perlawanan secara konstitusional terhadap segala bentuk kecurangan dan kezaliman untuk keselamatan agama, bangsa dan negara.

 

Demikian petisi ini dibuat dan diserukan kepada segenap rakyat dan bangsa Indonesia agar secara tulus dan ikhlas untuk terus bersatu berjuang bersama para habaib dan ulama yang istiqomah melaksanakan isi petisi ini semata hanya mengharapkan ridho Allah Yang Maha Kuasa.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini