nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tetapkan Ayah Penganiaya Anak Kandung di Sukoharjo sebagai Tersangka

Agregasi Solopos, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 15:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 28 512 2072130 polisi-tetapkan-ayah-penganiaya-anak-kandung-di-sukoharjo-sebagai-tersangka-fZLti18bN4.jpg Ilustrasi Kekerasan Kepada Anak (foto: Shutterstock)

SUKOHARJO - Polres Sukoharjo menetapkan ayah berinisial TS (45), warga Jatisobo, Polokarto, sebagai tersangka penganiayaan terhadap dua anak kandungnya. Penetapan tersangka itu setelah polisi menggelar perkara kasus tersebut, Kamis 27 Juni 2019 malam.

Polisi juga memprioritaskan pengamanan dan pemulihan kesehatan baik TS maupun anaknya, A(19) yang masih dirawat intensif di rumah sakit karena mengalami luka parah di wajah.

Baca Juga: Ayah di Sukoharjo Coba Gantung Diri Usai Aniaya Anak hingga Wajahnya Rusak 

Sebelumnya, penyidik telah memintai keterangan istri TS, WW, dan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Penyidik juga menyita tiga barang bukti yakni cangkul, pisau dapur, dan tali tambang.

"TS sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan. Korbannya anak pertama, A yang kini masih dirawat di RSUD dr. Moewardi, Solo," kata Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Gede Yoga Sanjaya kepada wartawan, Jumat (28/6/2019).

Ilustrasi KDRT (foto: Shutterstock) 

Tersangka TS menderita luka sobek sepanjang 5 sentimeter di perut yang dia tusuk sendiri usai aksinya ketahuan warga. Sebelum menganiaya dua anaknya, TS juga sempat berupaya mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar. Upaya gantung diri itu gagal setelah tali tambang putus.

"Dalam waktu dekat, TS bakal menjalani operasi di rumah sakit. Tim medis masih menunggu keputusan keluarganya," ujar dia.

Menurut Kasatreskrim, peristiwa penganiayaan ayah terhadap kedua anaknya diduga dilatarbelakangi perselingkuhan TS dengan wanita lain. TS menerima uang warisan dari orang tuanya. Namun, uang warisan itu tak pernah diberikan kepada WW.

"Bermula dari uang warisan yang tak diterima istrinya, pasangan suami istri (pasutri) ini cekcok mulut sehari sebelum kejadian. Diduga TS menghabiskan uang warisan bersama wanita lain," papar dia.

Kasatreskrim telah berkoordinasi dengan Polda Jateng ihwal pemeriksaan kejiwaan TS. Hal ini untuk mengetahui apakah TS mengalami gangguan kejiwaan atau tidak.

Baca Juga: Ayah Tega Aniaya Anak hingga Wajahnya Rusak dan Butuh Operasi Plastik 

Sementara Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan polisi juga memprioritaskan pengamanan TS dan A yang masih dirawat di rumah sakit. TS selalu menyatakan keinginan mengakhiri hidupnya selama dirawat di rumah sakit.

Penyidik bakal menunggu kondisi kesehatan TS dan A hingga benar-benar pulih. "Sebenarnya, kasus ini arahnya ke penganiayaan yang melibatkan satu keluarga. Kami prioritaskan pengamanan di rumah sakit untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan," kata dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini