
Seruan serupa juga datang dari Deklarator Komunitas Ksatria Airlangga, Heru Hendratmoko. Menurut Heru, bangsa ini sudah lelah dengan pertikaian yang tak kunjung selesai sebagai akibat dari eksploitasi dukungan politik terhadap pasangan calon oleh sekelompok elit yang memiliki agenda tersembunyi.
Salah satunya adalah masuknya kelompok radikal yang menunggangi isu pilpres, baik melalui penggalangan massa maupun propaganda hoax dan kebohongan melalui media sosial.
“Agenda mereka adalah memecah-belah persatuan bangsa demi keuntungan politik kelompoknya sendiri,” tegas Heru.
Karena itu Heru berharap, dalam periode kedua kekuasaannya, pemerintahan Presiden Jokowi bisa lebih tegas menghadapi kelompok-kelompok yang mengusung ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.