Ia menambahkan, dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak agar Indonesia dapat melewati fase "gagal paham demokrasi" yang menjangkit saat ini. Jangan sampai karena perbedaan politik menyebabkan sesama anak bangsa terpecah belah dan melupakan cita-cita founding fathers.
"Mau tidak mau, suka tidak suka, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat yang paham harus bekerja keras memulihkan 'gagal paham tentang arti demokrasi dan HAM' melalui seluruh institusi, baik pemerintah maupun swasta," tutur Irma.

Ia tidak memungkiri jika elite memiliki tugas memberikan pendidikan politik kepada rakyat. Adapun pendidikan yang bisa ditampilkan ke masyarakat ialah penegakan hukum, sosialisasi dan edukasi di lembaga pendidikan, serta menghidupkan kembali Pramuka di kalangan pelajar.
"Karena nilai-nilai dalam ke-Pramuka-an dapat membentuk persatuan dan kesatuan bangsa, demokrasi yang bertanggung jawab dan nasionalisme tentu," terang Irma.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.