Ia mengaku khawatir alokasi bantuan air bersih tersebut tidak mencukupi kebutuhan karena di Kabupaten Cilacap terdapat 65 desa di 15 kecamatan yang rawan kekeringan maupun krisis air bersih.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan menggandeng dunia usaha, instansi, maupun organisasi untuk ikut serta menyalurkan bantuan air bersih seperti saat musim kemarau tahun 2018.
"Berkat dukungan dari berbagai pihak sehingga saat musim kemarau tahun kemarin, kami bisa menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 512 tangki," katanya.
(Qur'anul Hidayat)