Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Acara Konsolidasi Relawan Prabowo-Sandi Berujung Ricuh

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 02 Juli 2019 |16:59 WIB
Acara Konsolidasi Relawan Prabowo-Sandi Berujung Ricuh
Relawan Prabowo-Sandi saat membacakan pernyataan sikap pasca-putusan MK (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Acara konsolidasi dan pernyataan sikap koalisi relawan Prabowo-Sandi pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) berujung ricuh. Seketika acara yang berlangsung di D'Hotel itu menjadi ajang keribuatan antarsesama pendukung Prabowo-Sandi.

Peristiwa bermula saat pembacaan pernyaan sikap diwakili oleh Florencia. Saat membaca pernyataan sikap itu, ia mengucapkan selamat bekerja kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024.

"Kami menolak pernyataan sikap itu. Penyusunan pernyataan sikap tak melibatkan kami sedikitpun, dan kami meminta Prabowo-Sandi tetap istiqamah berjuang di barisan oposisi," kata salah seorang pendukung Prabowo-Sandi, Gus Ali di lokasi, Selasa (2/7/2019).

Para relawan penantang petahana itu pun kompak menurunkan spanduk acara seraya kompak tidak mengakui kemenangan paslon nomor urut 01. Mereka kemudian berteriak-teriak agar relawan lainnya tidak memakan hidangan yang disajikan oleh panitia acara. Mereka menuding makanan tersebut telah diracun.

"Jangan makan, jangan makan. Awas diracun. Ini jebakan 'cebong'," ucap salah satu dari mereka.

Tak sampai di situ, para relawan itupun menegaskan bahwa acara konsolidasi dan pernyataan sikap ini resmi dibatalkan. Mereka juga meminta agar para wartawan tidak menulis pernyataan sikap tersebut.

Gus Ali mengatakan, acara pernyataan sikap ini didapatkannya berdasarkan broadcast dari grup pemenangan Prabowo-Sandi. Ia sengaja hadir untuk memastikan apakah acara ini memang benar-benar dibuat sebagai pernyataan sikap bahwa relawan Prabowo-Sandi berada di barisan oposisi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement