nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Keracunan, 137 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit di Ultah Mantan Ibu Negara Filipina

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 03 Juli 2019 16:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 03 18 2074189 diduga-keracunan-137-orang-dilarikan-ke-rumah-sakit-di-ultah-mantan-ibu-negara-filipina-SeItqHqDrG.jpg Imelda Marcos (tgh) saat menghadiri persidangan di pengadilan di Quezon, Manila di Filipina, 16 November 2018. (Foto: Reuters)

MANILA - Kekacauan pecah di acara ulang tahun ke-90 mantan Ibu Negara Filipina, Imelda Marcos pada Rabu setelah lebih dari 130 teman dan pendukungnya dilarikan ke rumah sakit Manila diduga karena keracunan makanan.

Berdasarkan keterangan seorang staf kepada Reuters, ruang gawat darurat di daerah Pasig, Manila dibanjiri oleh pasien yang muntah dan menderita diare dan pusing. Palang Merah Filipina dan seorang pejabat komunitas setempat mengatakan sedikitnya 137 orang telah dikirim ke rumah sakit selama pesta yang dilangsungkan di arena olahraga dalam ruangan itu.

Stasiun radio DWIZ, mengutip keterangan kepala staf Marcos mengatakan bahwa janda mendiang diktator Ferdinand Marcos, tidak terpengaruh. Video yang di-posting di Facebook menunjukkan orang-orang berbaris di mejanya untuk menyambutnya.

"Ada banyak orang yang diawasi di pesta itu," kata Edilberto Angeles, petugas keamanan masyarakat setempat.

Imelda Marcos terkenal dengan koleksi sepatu, perhiasan, dan karya seni yang masif. Keluarga Marcos tetap merupakan kekuatan yang kuat namun menyebabkan perpecahan dalam politik dan menikmati hubungan baik dengan Presiden Rodrigo Duterte.

"Makanannya mungkin sudah basi, tapi kami tetap solid," kata putrinya, yang akan menjabat sebagai Senator, Imee Marcos, mengatakan kepada mereka yang tersisa di pesta itu dalam pidato yang disiarkan langsung di Facebook.

"Mari kita merawat mereka yang ada di rumah sakit dan berharap kita akan mengunjungi mereka satu per satu."

Insiden itu menambah kemalangan bagi Imelda Marcos, yang menjadi subyek dari puluhan kasus korupsi yang telah memburunya sejak keluarganya digulingkan dalam pemberontakan rakyat pada 1986.

Dia dijatuhi hukuman 11 tahun penjara atas tujuh tuduhan korupsi tahun lalu karena melakukan transfer bank ilegal senilai USD200 juta ke yayasan Swiss saat menjabat sebagai gubernur Manila pada 1970-an.

Marcos membantah tuduhan itu dan dengan jaminan menunggu bandingnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini