nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjaga Mahkota Kerajaan Inggris Kedapatan Nonton Video Porno Saat Bertugas

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 13:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 08 18 2076016 penjaga-mahkota-kerajaan-inggris-kedapatan-nonton-video-porno-saat-bertugas-IObFNo5GXR.jpg Foto: AP.

LONDON - Seorang pria yang bertanggungjawab menjaga benda paling bersejarah dengan arti politis penting yang tak tergantikan, Mahkota Kerajaan Inggris, tertangkap kamera menonton film porno di ponselnya alih-alih mengawasi pantauan kamera pengawas.

Pria itu punya tugas mengawasi kamera CCTV untuk menghentikan orang memasuki Menara London, tempat perhiasan dengan nilai budaya penting seharga USD6 miliar dolar (Rp84,7 triliun) itu disimpan. Namun, dia menyerah pada bisikan nafsunya.

Tingkah petugas penjaga itu terungkap setelah salah seorang temannya diam-diam mengambil fotonya yang kemudian dibagikan di grup WhatsApp dengan bercanda. Namun, foto itu kemudian sampai ke tabloid The Sun yang memberitakannya pada Minggu.

Sumber orang dalam yang dekat dengan masalah ini mengatakan kepada The Sun bahwa "tidak ada yang memberi tahu bosnya sehingga pria itu masih memiliki pekerjaan."

“Para penjaga ada di sana untuk melindungi koleksi perhiasan yang paling berharga di negara ini dan tidak menonton video rating X,” kata sumber yang dikutip The Sun. Dia mengatakan bahwa jika “seseorang yang berpotensi mengancam ingin masuk, saya bertaruh (penjaga) itu tidak akan mengetahuinya."

The Sun mencatat, skandal itu terjadi hanya beberapa bulan setelah empat penjaga Menara London dipecat karena memperlihatkan diri mereka di depan kamera. Menurut laporan itu, para atasan mencurigai bahwa keempatnya menggunakan obat-obatan Kelas A (yang paling berat) saat bertugas.

Yang disebut Crown Jewels of United Kingdom adalah koleksi 140 objek upacara, termasuk mahkota dan jubah yang dikenakan oleh raja-raja Inggris selama upacara penobatan. Sebagian besar dibuat setelah kehancuran yang diperintahkan oleh Oliver Cromwell pada abad ke-17. Nilai total mereka diperkirakan pada 2018 sekira 4 hingga 5 miliar pound, atau lebih dari USD6 miliar.

"Keamanan adalah yang paling penting bagi kami," kata juru bicara Tower yang dikutip The Sun. "Kami menangani masalah ini dengan sangat serius dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini