Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPK Periksa Asal-Usul Harta Kekayaan Para Pejabat di Jawa Timur

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Senin, 08 Juli 2019 |09:20 WIB
KPK Periksa Asal-Usul Harta Kekayaan Para Pejabat di Jawa Timur
Gedung KPK
A
A
A

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rangkaian pemeriksaan harta kekayaan para penyelenggara Negara (PN) di Jawa Timur, pada hari ini hingga lima hari ke depan. Ada 37 pejabat yang akan diperiksa asal-usul harta kekayaannya.

Kegiatan pengecekan harta kekayaan para pejabat tersebut akan dilangsungkan di Kantor Gubernur Jawa Timur. Hal ini merupakan upaya pencegahan korupsi sekaligus untuk memperkuat pengawasan internal.

"Melalui kegiatan pemeriksaan ini diharapkan dapat diketahui kebenaran, keberadaan, dan kewajaran laporan harta yang disampaikan oleh PN," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Senin (8/7/2019).

‎Febri menjelaskan dasar pemeriksaan harta kekayaan para pejabat di Jawa Timur. Hal ini, kata Febri,sesuai dengan amanah Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 Pasal 5 angka 2 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto : Muhamad Rizky/Okezone)

Dalam pasal itu disebutkan, setiap penyelenggara negara berkewajiban untuk bersedia diperiksa kekayaannya sebelum, selama, dan setelah menjabat.

"Kegiatan pemeriksaan LHKPN kali ini dilakukan kepada para Penyelenggara Negara Pemprov di Jawa Timur berdasarkan kriteria dan pertimbangan pemeriksa, seperti aspek resiko jabatan," tutur Febri.

"KPK akan melihat kelengkapan administrasi atau dokumen pendukung kepemilikan aset dan asal usul aset," ucapnya.

Berikut ini jadwal klarifikasi atas laporan kekayaan 37 pejabat tersebut, yaitu:

Senin, 8 Juli 2019

1. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq

2. Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

3. Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono

4. Sekda Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi

5. Kadis PU SDA Kabupaten Sumenep, Eri Susanto

6. Kadis Pendidikan Kabupaten Sumenep, A. Shadik

7. Kadis Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Tutut Erliena

Selasa, 9 Juli 2019

1. Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari

2. Bupati Blitar, Rijanto

3. Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron

4. Sekda Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono

5. Sekda Kabupaten Blitar, Totok Subihandono

6. Sekda Kabupaten Bangkalan, Eddy Moeljono

7. Kadis PUPR Kabupaten Probolinggo, Prijono

8. Kadis Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Dewi Korina

9. Kadis PUPR Kabupaten Bangkalan, Roosli Soeliharjono

Rabu, 10 Juli 2019

1. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas

2. Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto

3. Bupati Jember, Faida

4. Sekda Kabupaten Banyuwangi, Djadjat Sudrajat

5. Sekda Kabupaten Situbondo, Syaifullah

6. Sekda Kabupaten Jember, Mirfano

7. Kaban PBD Kabupaten Jember, Rasyid Zakaria

8. Kadis PUPR Kabupaten Bangkalan, Roosli Soeliharjono

9. Kadis PUPR Kabupaten Trenggalek, Mohammad Sholeh

ilustrasi (Dok Okezone)

Kamis, 11 Juli 2019

1. Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim

2. Wakil Bupati (Plt Bupati) Trenggalek , Mochamad Nur Arifin

3. Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi

4. Sekda Kabupaten Trenggalek, Joko Irianto

5. Kadis Dikpora Kabupaten Trenggale , Kusprigianto

6. Kadis Pendidikan Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo

7. Kadis Kesehatan Kabupaten Situbondo , Abu Bakar Abdi

8. Kadis PUPR Kabupaten Situbondo, Gatot Siswoyo

9. Kadis Pendidikan Kabpaten Situbondo , Fathor Rakhman‎

Baca Juga : KPK Sebut Anggota Dewan yang Paling Banyak Korupsi di Pulau Jawa

Jumat, 12 Juli 2019

1. Kadis PUPR Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo

2. Kadis Pendidikan Kabupaten Blitar, Budi Kusumar Joko

3. Kadis PUPR Kabupaten Banyuwangi, Mujiono.

Baca Juga : KPK Terima LHKPN Per Hari Ini Masih 46,47%

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement