Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masalah Sampah Plastik di Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan Milenial?

Fadel Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 12 Juli 2019 |20:47 WIB
Masalah Sampah Plastik di Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan Milenial?
A
A
A

JAKARTA - Kesadaran kelompok kaum muda, khususnya kelompok milenial terhadap isu-isu lingkungan hidup, seperti sampah, plastik, dan lingkungan secara umum sudah sangat tinggi. Bahkan banyak kelompok milenial yang aktif sebagai relawan lingkungan demi kehidupan yang lebih baik.

Demikian benang merah dari diskusi menarik yang digelar di salah satu booth yang ada di arena Pekan Lingkungan dan Kehutanan (PLK) 2019 di JCC Jakarta, Jumat pagi (12/7). Booth yang menggelar diskusi ini adalah “Pojok Milenial”. Di arena PLH, juga digelar sejumlah diskusi yang dihadiri banyak pengunjung baik dari Jakarta maupun perwakilan LH dari berbagai kota dan provinsi.

Para narsumber pun datang dari kelompok milenial yang sangat peduli pada isu-isu lingkungan yaitu Puteri Indonesia Lingkungan 2019 asal Sulut, Jolenee Marie, Direktur Gerakan Diet Kantong Plastik Indonesia (GIDKP) Tiza Mafira, dan aktivis lingkungan di Aceh, Zulfikar. Hadirin yang sebagaian besar kaum muda sangat antusias mendengar paparan dan testimoni mereka.

Baca Juga: Wapres JK Buka Pekan Lingkungan dan Kehutanan

Puteri Indonesia Lingkungan 2019 Jolenee yang tampil segar dengan atribut mahkota, menceritakan bagaimana dirinya makin memahami dan akan terus menyuarakan pentingnya kaum muda dan milenial untuk peduli pada isu-isu lingkungan yang menjadi masalah kita bersama.

“Kecintaan saya pada lingkungan makin tebal setelah terpilih jadi Puteri Indonesia Lingkungan dan kini membantu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk kampanye dan advokasi lingkungan terutama kepada kaum muda,” kata Jolenee yang hobby naik gunung ini.

PLK 2019

Jolenee menyinggung problem besar lingkungan hidup di negara kita yakni soal sampah plastik dan kerap disorot dunia internasional. Kita harus bisa membantu pemerintah mengurang isampah plastik dengan memberi advokasi pada masyarakat untuk mengurangi penggunana plastik.

“Bersamaan dengan advokasi saya terhadap lingkungan, saya sudah mengurangi penggunaan plastik. Saya tidak pakai sedotan plastik dan selalu membawa stainless straw. Alat-alat masak di rumah pun sekarang sudah pakai kayu bukan plastik,” ujar Jolenee sambil menebar senyum.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement