nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan Korban Mutilasi di Banyumas Merupakan Staf Kemenag Kota Bandung

CDB Yudistira, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 13:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 12 525 2078009 perempuan-korban-mutilasi-di-banyumas-merupakan-staf-kemenag-kota-bandung-8h7BRziFJz.jpg Ilustrasi

BANDUNG – Korban mutilasi di Banyumas yang berinisial KW, merupakan seorang ASN di Kementrian Agama Kota Bandung.

"Sesuai dengan pemberitaan yang beredar, kita benarkan dia salah seorang karyawan di Kementerian Agama Kota Bandung," ujar Agus Saparudin Humas Kemenag Kota Bandung, saat dikonfirmasi melalui sambungan telefonnya, pada Jumat (12/7/2019).

Namun begitu, setelah berkomunikasi dengan pihak keluarga, akan dilakukan tes DNA terlebih dahulu. Tes DNA bakalan dilakukan di Mabes Polri.

"Namun berdasarkan informasi dari pihak keluarga, itu baru 90 persen kemudian informasi terkahir dari suaminya akan melakukan tes DNA di Mabes Polri. Jadi positif tidaknya itu nunggu hasil DNA," ucapnya.

KW diketahui seorang staf di Kemenag Kota Bandung. Bahkan Agus mengatakan jika mobilnya Toyota Rush yang turut hilang dibawa pelaku merupakan kendaraan korban yang sering digunakan.

"Dia sebagai staf saja," ucapnya.

Agus menuturkan, korban terkahir kali terlihat bekerja pada Jumat pekan lalu. Setelah dari situ, lihak Kemenag tidak mendapati KW kembali bekerja di Kantor Kemenag.

"Terkahir kerja itu hari Jumat (minggu kemarin). Kemudian Senin subuh suaminya mencari ke kantor sini untuk menanyakan keberadaan yang bersangkutan," ucapnya.

Ilustrasi (Shutterstock)

Sekadar diketahui, kasus pembunuhan mutilasi yang potongan tubuh korban ditemukan dalam kondisi terbakar bikin geger warga Banyumas.

Pelaku sudah ditangkap dan misteri kasus ini mulai terkuak. Belakangan diketahui korban berinisial KW (51) warga Bandung.

Polisi telah menangkap pelaku berinisial DP. Kepada polisi, DP mengaku melancarkan aksi pembunuhannya terhadap KW di Puncak Bogor, Jawa Barat. Jasad korban kemudian dibawa ke Banyumas.

Polisi kemudian meminta DP untuk menunjukkan lokasi pembuangan potongan tubuh korban lainnya.

Lokasi pertama yang didatangi yakni Jalan Raya Klampok-Sempor. Lokasi ini diduga merupakan lokasi pertama pembuangan potongan tubuh korban.

Polisi menemukan potongan tubuh lainnya berupa tulang rusuk, tulang pinggul dan lainnya yang telah hangus terbakar di tempat itu.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini