nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

65 Orang Tewas Imbas Banjir Landa Nepal, India dan Bangladesh

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 13:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 15 18 2079033 65-orang-tewas-imbas-banjir-landa-nepal-india-dan-bangladesh-kxcLAydOIn.jpg Seorang bapak membawa anaknya imbas Nepal terdampak banjir. Foto/Reuters

KATHMANDU - Setidaknya 65 orang kehilangan nyawa di Nepal saat hujan lebat menyebabkan banjir di wilayah Nepal, India dan Bangladesh, Senin (15/7/2019).

Tiga puluh orang dilaporkan hilang di tengah banjir dan tanah longsor, sementara 38 lainnya terluka.

Jutaan orang terdampak banjir di seluruh wilayah yang selalu terjadi tiap musim.

Hujan deras diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa hari mendatang.

Polisi telah menyelamatkan lebih dari 1.400 orang di Nepal sejak banjir mulai terjadi pada Kamis pekan lalu.

"Situasi banjir sangat kritis," kata Menteri Sumber Daya Air Nepal Assam Keshab Mahanta pada Sabtu (13/7).

Foto/Reuters

Musim hujan berlangsung dari Juni hingga September dan menimbulkan kekacauan di seluruh Asia Selatan setiap tahun.

Baca JugaNepal Luncurkan Kampanye untuk Bawa Turun 10.000 Kg Sampah dan Mayat dari Everest

Saluran-saluran televisi memperlihatkan atap-atap rumah terendam air banjir di bagian selatan dan orang-orang yang membawa harta miliknya di atas kepala mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dengan melintasi air setinggi dada.

Para pejabat mengatakan di beberapa kawasan hujan berkurang tetapi air di sejumlah sungai di bagian timur Nepal masih berada di atas level banjir. Pihak berwenang meminta warga agar waspada.

Hujan deras juga menyebabkan korban tewas di kamp-kamp pengungsi Rohingya yang penuh sesak di Bangladesh.

Bazar Cox di Bangladesh-tempat lebih dari satu juta pengungsi Rohingya berkemah setelah melarikan diri dari tindakan militer Myanmar - telah dihantam sedikitnya 58,5cm hujan bulan ini, menurut departemen meteorologi negara itu pada hari Minggu.

Ratusan tanah longsor sejak April telah menewaskan sedikitnya 10 orang di kamp, ​​termasuk dua anak Rohingya dalam minggu terakhir.

Sungai Brahmaputra, yang mengalir melalui India, Bangladesh dan Cina, telah meluap, membanjiri lebih dari 1.800 desa di negara bagian Assam, India timur laut, lapor Reuters, Senin.

Setidaknya 1,5 juta orang telah terlantar dan 10 orang tewas di sana, kata kantor berita itu.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini