Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Produk Olahan Pertanian Jatim Rambah Pasar Internasional

5 Produk Olahan Pertanian Jatim Rambah Pasar Internasional
Foto: Kementan
A
A
A

SURABAYA - Kementerian Pertanian diwakili Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil, melepas lima komoditas pertanian olahan asal Jawa Timur ke lima negara. Total komuditas pertanian yang diekspor nilainya Rp2,98 miliar.

"Kami mendorong para eksportir agar tidak lagi mengekspor komoditas mentah ke luar negeri. Olah dahulu minimal menjadi barang setengah jadi agar komoditas pertanian tersebut memiliki nilai tambah," ujar Jamil saat melepas produk ekspor di kantor Karantina Pertanian Surabaya, Selasa (16/7/2019).

Komoditas pertanian olahan yang diekspor hari ini adalah 23,52 ton singkong beku dengan nilai ekspor Rp320 juta tujuan Inggris; 15,12 ton porang chips senilai Rp365 juta tujuan Tiongkok; 302,4 ton minyak goreng beku (shortening) senilai Rp2 M; 5,17 ton kopi olahan senilai Rp229 juta tujuan Saudi Arabia; dan 200 kg bakso senilai Rp64 juta tujuan Hongkong.

Jamil menjelaskan, lima komoditas ekspor sudah mengalami proses pengolahan, sehingga memiliki daya simpan lebih lama yang berdampak pada naiknya nilai tambah komoditas tersebut. Harga porang segar dipasar menurut situs harga.web.id Rp4.000/kg nya, namun setelah dilakukan proses engeringan, porang chips memiliki nilai ekspor Rp14.000/kg. Begitu juga dengan singkong segar yang awalnya hanya memiliki harga jual Rp1.750/kg, setelah diolah menjadi singkong beku meningkat menjadi Rp13.500/kg.

"Seperti inilah contoh terobosan ekspor yang kami harapkan. Kita tidak mengekspor komoditas mentah lagi, tapi ekspor komoditas yang telah diolah tentu mendatangkan nilai tambah yang lebih tinggi," tambah Jamil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement