Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fenomena Begpacker, Turis Gembel di Indonesia Jadi Gunjingan Media Asing

Solopos.com , Jurnalis-Selasa, 16 Juli 2019 |11:30 WIB
Fenomena <i>Begpacker</i>, Turis Gembel di Indonesia Jadi Gunjingan Media Asing
Foto: Thesun
A
A
A

“Mengemis untuk jalan-jalan, di mana ada warga lokal yang mengemis untuk bertahan hidup, adalah perbuatan yang sangat tidak terpuji terhadap negara dan warganya,” kata Fabian Kronig, warga negara Swiss yang sejak delapan tahun bekerja di Bali menjadi manajer di Hideout-Hostel, Canggu, menuangkan keluh kesahnya, seperti dikutip dari portal berita Swiss watson.ch.

Fenomena Begpacker sendiri dipercaya mulai muncul di Singapura, lalu muncul di negara ASEAN lain seerti Thailand, Laos bahkan Malaysia. Begpacker umumnya tak membawa uang untuk mendanai jalan-jalannya, mereka bahkan sering mengemis dan meminta uang dengan cara mengamen berbekal pengeras suara.

Selain itu, para Begpacker juga sering memakai fasilitas crorw-funding atau meminta sumbangan secara online kepada netizen untuk mendanai perjalanan mereka. Para Begpacker online ini biasanya membuat video profil untuk mearik simpati netizen.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement