Pertemuan Negara Penghasil Minyak Sawit, Kementan Perjuangkan Kesejahteraan Petani

Rabu 17 Juli 2019 18:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 17 1 2080243 pertemuan-negara-penghasil-minyak-sawit-kementan-perjuangkan-kesejahteraan-petani-e4dExvPtT3.jpg Foto: dok.Kementan

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menghadiri Concil Of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) atau Pertemuan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit yang berlangsung selama dua hari di Kuala Lumpur, Malaysia.

Pertemuan ini bertujuan untuk membangun hubungan kerja sama yang lebih erat lagi antar negara-negara penghasil minyak sawit.

"Bagi Indonesia, pertemuan ini sangat penting sekali dan bisa memberi kontribusi dalam meningkatkan ekpor," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan Antarjo Dikin, Selasa (16/7/2019).

Selain itu, kata dia, CPOPC juga berpotensi besar pada peningkatan pendapatan petani sawit, pengentasan kemiskinan, membuka akses lapangan pekerjaan, dan membuka peluang usaha lainya.

"Ini adalah pertemuan ke-18 dan pertemuan ke-7 untuk Ministerial Meeting (MM) dengan delegasi RI dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketua SOM Indonesia yang diwakili Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian," katanya.

Lebih lanjut Antarjo menuturkan bahwa dalam pertemuan itu Indonesia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan dari zat kimia berbahaya hasil pengolahan minyak sawit.

Namun di sisi lain, pertemuan ini juga sekaligus untuk memperjuangkan harga minyak sawit agar dapat naik dan mengangkat kesejahteraan petani. Apalagi Indonesia adalah negara besar dengan total produksi sawit cukup banyak. "Kita ingin petani sejahtera," katanya.

Untuk diketahui, pertemuan ini dihadiri perwakilan dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), dan PT. SMART Tbk.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini