Hal ini senada dengan Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan PDIP, Eva Kusuma Sundari uyang mengatakan, pihaknya mempermasalahkan langkah PPP yang menyodorkan 15 nama ke Jokowi.
Eva hanya mengingatkan agar partai berlambang Kakbah untuk mempersiapkan kemungkinan terburuk, yakni semua kadernya tak dipilih sebagai menteri. Pasalnya, pemilihan itu merupakan hak prerogatif seorang presiden.
Seperti diketahui, PPP mengajukan 15 nama kader untuk dijadikan menteri di era pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, dari mulai Sekjen Arsul Sani hingga Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.
(Qur'anul Hidayat)