Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kondisi Mesuji Sudah Kondusif, Ratusan Personel TNI/Polri Masih Bersiaga

Antara , Jurnalis-Kamis, 18 Juli 2019 |15:16 WIB
 Kondisi Mesuji Sudah Kondusif, Ratusan Personel TNI/Polri Masih Bersiaga
Foto Ilustrasi Okezone
A
A
A

BANDAR LAMPUNG - Kondisi Mesuji, Lampung, sudah kondusif pascabentrok dua kelompok warga yang menyebabkan empat korban tewas dan sembilan luka-luka pada Rabu 17 Juli 2019.

"Saat ini kondisi di lokasi bentrok kondusif. Ratusan petugas TNI-Polri masih berada di tempat pasca bentrokan antardua kelompok warga tersebut," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pandra Arsyad di Bandar Lampung, Kamis (18/7/2019).

Kondisi di Mesuji, lanjut dia, saat ini kondusif dan masyarakat setempat tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Di sisi lain, Polda Lampung bersama pihak terkait tengah melakukan mediasi agar tak terjadi bentrokan susulan.

 Baca juga: Empat Orang Tewas Akibat Bentrokan di Mesuji Lampung

Mediasi rencananya dilakukan hari ini bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan forkopimda setempat. Kepolisian bersama pihak terkait akan mempertemukan warga yang bertikai tersebut agar tak terjadi bentrok susulan.

 Tawuran

Mediasi juga akan melibatkan Polres OKI karena ada warga daerah setempat yang menjadi korban pada bentrok antarwarga tersebut. Pandra mengharapkan mediasi yang mempertemukan warga yang bertikai akan berlangsung baik dan kedua belah pihak menerimanya.

"Mediasi ini diharapkan tak ada lagi bentrok antarwarga. Sehingga keadaan di daerah tersebut kondusif dan masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti biasa," katanya.

Baca juga: 4 Korban Tewas Akibat Bentrokan di Mesuji Telah Dimakamkan

 

Bentrokan antarwarga terjadi pada Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM. Sekitar pukul 11.00 WIB datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan kemudian melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya Abadi.

Pembajakan tersebut dilakukan di area tanah seluas setengah hektare milik salah satu warga bernama Yusuf (41) yang merupakan kelompok Mekar Jaya Abadi.

Kegiatan pembajakan tersebut kemudian diketahui oleh salah satu warga dari kelompok Mekar Jaya Abadi. Mengetahui itu, warga tersebut memukul kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak tersebut.

 Polisi

Warga kemudian menanyakan perihal atas perintah siapa untuk melakukan pembajakan tersebut. Namun tidak lama setelah itu, operator bajak disuruh pulang, kemudian kembali membawa rekannya dan langsung menyerang kelompok Mekar Jaya.

Bentrok antarwarga di Mesuji itu mengakibatkan empat orang tewas dan delapan orang luka berat dan satu luka ringan di rawat di RS Bhayangakara, Bandarlampung.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement