nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keraton Solo Punya 19 Kerbau Bule Kyai Slamet

Agregasi Solopos, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 14:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 18 512 2080541 keraton-solo-punya-19-kerbau-bule-kyai-slamet-8kZf4tRIZ3.jpg Kerbau Bule Diarak saat Kirab Malam 1 Sura yang Diselenggarakan Keraton Surakarta, Solo, Jawa Tengah (foto: M. Ferri Setiawan/Solopos)

SOLO - Keluarga kerbau bule keturunan Kyai Slamet milik Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kini bertambah dua ekor dalam tiga bulan terakhir.

Satu anakan hewan klangenan Keraton Solo itu baru saja lahir pada Selasa 16 Juli 2019 siang sekitar pukul 12.00 WIB. Kerbau itu berjenis betina dan diberi nama Nyai Sela.

Baca Juga: Kisah Pintu Masuk Kecil yang "Menyelamatkan" Keraton Solo saat Banjir 1966 

Nyai Sela lahir dari indukan bernama Nyai Paing. Sebelumnya pada Jumat 3 Mei 2019 pagi, anakan betina lain juga lahir dari indukan yang berbeda. Anak dari Nyai Ngatmini itu diberi nama Nyai Jumi.

Kirab Kerbau Bule Peringati 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat 

Pengelola Alun-alun Selatan dan Kerbau Kyai Slamet, K.R.M.H. Aditya Soerya Herbanu, mengatakan nama bayi kerbau itu diberikan oleh Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton, G.K.R. Wandansari Koes Moertiyah (Gusti Moeng).

Dengan lahirrnya dua anakan itu, keturunan kerbau yang rutin dikirab pada malam 1 Sura itu bertambah menjadi 19 ekor. Sampai saat ini pengelolaan kerbau-kerbau albino tersebut masih di bawah naungan LDA.

Perawatan dan pemeliharaan seperti kebutuhan untuk pakan merupakan hasil iuran dari sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Alun-alun Selatan. Per hari mereka patungan senilai Rp2.000-Rp3.000 tiap PKL.

“Hasil tarikan mayoritas untuk pakan harian yang lumayan. Tapi yang cukup besar untuk mengganti pilar kandang mahesa (sebutan lain kerbau). Pilar dari kayu tidak tahan 10 tahun sehingga harus revitalisasi, Tumpuan kosot (gesekan) kayu glugu tidak cukup kuat. Sampat saat ini pembenahan masih berjalan,” kata dia kepada Solopos, Rabu 17 Juli 2019.

Baca Juga: Surat untuk Presiden Jokowi dari Keraton Solo

Kerbau Bule Dihadirkan pada Kirab Budaya Ki Ageng Singoprono

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini