PDIP: Pertemuan Megawati-Prabowo untuk Rajut Persahabatan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 22:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 19 605 2081240 pdip-pertemuan-megawati-prabowo-untuk-rajut-persahabatan-HZRkArF1Sm.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengaku belum tahu kapan akan dilakukan pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, kata Hasto, PDIP ‎mendukung terciptanya pertemuan antara Megawati dengan Prabowo. Pertemuan kedua tokoh tersebut penting dilakukan untuk membangun kembali persahabatan sebagai pemimpin bangsa.

"Pertemuan sangat baik dilakukan oleh para pemimpin termasuk Ibu Megawati Soekarnoputri dan Pak Prabowo. Bagaimana pun juga keduanya untuk membangun persahabatan sebagai pemimpin dan untuk itu tentu saja dialog kepemimpinan adalah hal yang baik bagi bangsa dan negara," kata Hasto usai menghadiri malam Anugerah KPAI, di lantai 3 Gedung iNews Center, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Baca Juga: Sekjen PAN: Berada di Luar Pemerintahan Rasanya Sesak Napas 

Megawati

Kendati demikian, sambung Hasto, Megawati Soekarnoputri dan PDIP saat ini masih ‎fokus untuk persiapan kongres. Rencananya, kongres PDIP akan digelar pada 8 Agustus 2019 nanti.

"Ya (pertemuan) itu belum direncanakan. Karena sekali lagi ibu Megawati berkonsentrasi pada persiapan kongres. Tapi dialog dengan seluruh tokoh bangsa merupakan hal yang dilakukan oleh ibu Mega," tuturnya.

‎Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan, pesiden terpilih Jokowi akan kembali bertemu dengan Prabowo Subianto. Pertemuan lanjutan kedua tokoh nasional tersebut ‎rencananya juga akan dihadiri oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Rapat Gerindra di Kediaman Prabowo Tak Bahas soal Habib Rizieq 

Prabowo dan Jokowi

Arief mengamini bahwa salah satu yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut terkait peluang Gerindra bergabung di pemerintahan. ‎Partai Gerindra sendiri menyatakan tidak ada masalah jika masuk dalam pemerintaha‎n.

"Salah satunya itu agendanya (peluang Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintahan). Dan yang lainnya nanti akan dibahas antara Prabowo-Joko Widodo dan Ibu Mega rencananya. Oke aja (Gerindra masuk dalam pemerintahan)," kata Arief.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini