nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iran Tahan Kapal Tanker Inggris di Selat Hormuz

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 20 Juli 2019 12:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 20 18 2081376 iran-tahan-kapal-tanker-inggris-di-selat-hormuz-JkD6YkoaKk.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

DUBAI – Iran mengklaim telah menahan sebuah kapal tanker Inggris di Selat Hormuz pada Jumat dan membantah pernyataan Amerika Serikat (AS) yang mengatakan telah menjatuhkan drone Iran di wilayah tersebut. Insiden ini semakin menambah ketegangan di wilayah Teluk yang telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Inggris mengatakan sedang mencari informasi tentang kapal tanker Stena Impero, yang sedang menuju ke pelabuhan di Arab Saudi dan tiba-tiba mengubah arah setelah melewati selat di mulut Teluk. Operator kapal tanker itu, Stena Bulk, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa kapal tidak lagi berada di bawah kendali kru dan tidak dapat dihubungi.

BACA JUGA: Iran Panggil Dubes Inggris Terkait Penyitaan Kapal Tanker di Perairan Gibraltar

Kantor berita Iran, IRNA, mengutip sumber militer mengatakan bahwa kapal itu mematikan pelacaknya, mengabaikan peringatan dari Garda Revolusi dan berlayar ke arah yang salah di jalur pelayaran.

"Kami akan merespons dengan cara yang dipertimbangkan tetapi kuat dan kami benar-benar jelas bahwa jika situasi ini tidak diselesaikan dengan cepat akan ada konsekuensi serius," kata Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt kepada wartawan sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (20/7/2019).

Hunt mengatakan bahwa Inggris "tidak mempertimbangkan opsi militer, kami mencari cara diplomatik untuk menyelesaikan situasi."

Stena Bulk mengatakan bahwa kapalnya mematuhi semua peraturan navigasi dan internasional saat berlayar.

"Ada 23 pelaut di atas kapal berkebangsaan India, Rusia, Latvia dan Filipina," kata Erik Hanell, presiden dan kepala eksekutif Stena Bulk. Dia mengatakan tidak ada yang dilaporkan cedera.

BACA JUGA: Komandan Garda Revolusi Iran Ancam Tangkap Kapal Inggris Jika Tankernya Tidak Dikembalikan

Kantor berita Tasnim mengatakan bahwa Garda Revolusi tidak menahan kapal tanker kedua seperti yang diklaim Inggris. Sebelumnya, The Mesdar, kapal berbendera Liberia yang dioperasikan Inggris dilaporkan berbelok tajam ke arah pantai Iran pada Jumat sebelum pergi ke arah barat dari Iran.

Insiden terbaru ini diyakini sebagai pembalasan Iran atas penahanan tankernya oleh otoritas Inggris di Gibraltar bulan ini. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei telah bersumpah akan melakukan pembalasan atas tindakan Inggris tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini