Menurut Fary posisi MPR RI sangat strategis sebagai pemersatu dalam antara eksekutif dan legislatif. Untuk itu posisi MPR sangat penting.
"Tugasnya untuk menyatukan itu adalah di MPR bukan DPR. DPR pasti ramai terus soal program-program yang menyangkut ekonomi, hankam dan politik hukum," paparnya.
Ia pun berharap kursi tersebut nantinya bisa didapat oleh Gerindra sebagaimana dua periode sebelumnya yang mana Ketua MPR RI diambil oleh oposisi.
"Pengalaman dalam dua periode ini itu Ketua MPR dijabat oleh oposisi. Alamarhum Taufik Kiemas dan Pak Zulkifli ya. Itu dalam rangka menjaga keseimbangan karena kalau pola ini kita jaga terus ya kemungkinan bahwa Gerindra bisa menjadi ketua MPR ya sah saja dan jalan kok lima tahun dengan partai oposisi yang jadi ketua MPR. Yang penting itu ada semacam satu pemahaman kita bersama bahwa MPR itu bagaimana menjaga keutuhan bangsa," tukasnya.
(Edi Hidayat)