nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Patroli Milik Polairud Terbakar di Makassar

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 24 Juli 2019 18:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 24 609 2083149 kapal-patroli-milik-polairud-terbakar-di-makassar-A7yknfXl0x.jpg Kapal Terbakar di Makassar (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Kapal motor milik Direktorat Polisi Perairan (Dit Polairud) Polda Sulawesi Selatan terbakar sekitar pukul 16.00 Wita, Rabu (24/7/2019).

Kapal terbakar saat sedang terparkir di dermaga yang terletak di belakang Swiss-Belhotel yang bersebelahan dengan langsung Mapolres Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Hasanuddin sebanyak 10 unit mobil dinas kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar kapal patroli milik polisi.

"Kami tiba di lokasi memang kejadiannya ada kapal terbakar. Yang kondisi kapal ini lagi sandar dan tidak berpenghuni. Jadi untuk dugaan sementara kenapa terjadinya kebakaran kapal ini. Saya kira masih dalam pendataan ya. Karena tidak berpenghuni dan posisi kapal tidak beroperasi," kata Hasanuddin kepada Okezone saat ditemui di lokasi kapal terbakar.

Kapal Terbakar

Baca Juga: Kapal Terbakar di Riau, 6 ABK Terluka

Hasanuddin menjelaskan, kapal tersebut dalam kondisi sedang tidak beroperasi. Sementara penyebab terbakarnya kapal masih dalam pendataan pihak Damkar dan kepolisian.

Adapun kendala proses pemadaman, kata Hasanuddin di kapal tersebut terdapat jeriken dengan isi bahan bakar minyak (BBM) dan diduga juga terdapat senjata.

"Saya kira kita kesulitan karena isinya ada BBM. Bahan bakar yang sudah menyebar. Beruntung juga kita bawa unit POM yang ada. Jadi dituntaskan unit yang ada. Tidak ada korban. Saya tidak tahu (senjata) karena begitu kita tiba kondisi kapal kosong. Saya kira nanti dari kepolisan yang menjelaskan itu," ungkapnya.

Ia menyebut 10 unit armada kebakaran dapat menjinakkan api yang membakar kapal. Pemadaman berlangsung dari pukul 16.00 sampai 17.52 Wita.

"Hingga balik kanan ini. Ada 10 unit kita lancarkan dan ada tambahan dari pelabuhan itu ada suplai. Saya kira proses lama pemadaman ini 45 menit. Kendala yaitu karena menyebarnya BBM-nya juga," kata dia.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini