Menurut Roostiawati untuk langkah awal pihaknya akan melakukan sharing di sektor pariwisata (tourism blue) khususnya untuk jabatan-jabatan yang sudah dikenal di Asean.
"Kita sudah siap sharing data statistiknya angkatan kerja, terkait demandnya itu dari jabatan apa saja, supply kita dimana saja. Kita tinggal tunggu kesiapan Thailand kapan versi bahasa Inggrisnya itu ada, " ujar Roostoawati yang juga selaku Ketua CIMT tetsebut.
Roostiawati mengatakan selanjutnya IMT-GT akan membuat action plan informasi pasar kerja dua bahasa di sektor pariwisata tersebut. "Harus ada timeline, karena kesepakatan dua bahasa ini sudah disepakati pada pertemuan di Kelantan kemarin, " ujarnya
Kerja sama IMT-GT merupakan kerja sama ekonomi sub regional yang terbentuk sejak 1993 dan sangat strategis dalam peningkatan perekonomian wilayah perbatasan antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Di tempat yang sama, Deputy Directour CIMT, Balamurugan mengatakan meski minus delegasi Malaysia, IMT sepakat mempersiapkan macro data analysis informasi pasar kerja.