nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seniman Senior Tersambar Api Sekujur Tubuh saat Atraksi Sulap

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 02:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 29 519 2084753 seniman-senior-tersambar-api-sekujur-tubuh-saat-atraksi-sulap-qOAkU8xnrU.JPG Rahmat Budiri, seniman senior yang mengalami luka bakar usai atraksi sulap (Foto: Ist)

MALANG - Nasib sial menimpa seniman senior, Rahmat Budiri atau yang dikenal dengan Budi Ayuga. Dia mengalami kecelakaan kerja saat sedang pentas di kampung budaya Celaket.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone pada Minggu (29/7/2019) malam, Budi demikian dia karib disapa, saat itu sedang melakukan atraksi sulap api pada pentas budaya di Kampung Celaket.

Ia ikut memeriahkan aksi ketoprak dengan memainkan peran sebagai tukang sulap, dan menyuguhkan atraksi menyalakan api di dalam tong. Api yang yang berasal dari bahan bakar minyak itu dituangkan ke dalam tong, sedangkan dia berada dalam tong berisi air.

Seharusnya, sebelum api membesar, Budi sudah menenggelamkan diri dalam air agar tidak terkena api. Namun nahas, bahan bakar minyak diduga berasal dari tong pertama menyambar tubuhnya sebelum ia menyelamatkan diri.

Seketika itu api langsung membakar sekujur tubuhnya. Bagian wajah, badan bagian depan, tangan, hingga punggungnya terbakar akibat sambaran si jago merah. Korban yang panik lantas menggulingkan diri sembari berteriak meminta pertolongan.

Ia kemudian dilarikan ke RS Lavalette dan mendapat perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebelum akhirnya dipindahkan di ruang perawatan kamar Zamrud B-17.

"Luka bakarnya 40 persen, di bagian punggung, tangan, serta perut dan dada, juga wajah. Memang ada kesalahan teknis sehingga terjadi kecelakaan,” kata seniman senior Yongki Irawan, yang menemani Budi di rumah sakit.

Menurutnya, Budi Ayuga biasanya ditemani oleh kru ketika melakukan aksi. Namun pada Sabtu malam kemarin dia beraksi tanpa kru dan spontan tanpa terencana untuk melakukan aksi sulap bakar diri.

“Kami tidak menyalahkan siapapun. Tapi, ini menjadi pengingat bahwa seni tradisi, apapun yang memunculkan faktor risiko, harus diperhitungkan indikator keselamatannya,” tambah Yongki.

Kini Budi dikabarkan tengah menjalani proses operasi pasca-luka bakar yang ia derita. Pihak dokter masih belum mengizinkan Budi untuk dijenguk sampai kondisinya benar-benar stabil.

Guna membayar biaya operasi Budi, para seniman membuka donasi dan telah terkumpul Rp1 juta hingga Minggu siang tadi. "Ya, semoga semua pihak bisa membantu meringankannya," kata dia.

Budi Ayuga sendiri dikenal sosok humanis dan peduli sesama. Sebelumnya, Budi berkolaborasi dengan banyak komunitas, membikin panggung donasi bagi korban bencana kemanusiaan Lombok dan berkeliling Kota Malang tiap pekan untuk mengumpulkan bantuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini