nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsep Sport Tourism Hydro Coco Dinilai Mampu Pamerkan Pariwisata Indonesia ke Milenial

Rabu 31 Juli 2019 07:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 31 1 2085734 konsep-sport-tourism-hydro-coco-dinilai-mampu-pamerkan-pariwisata-indonesia-ke-milenial-YVvjOaMDT5.jpg Menpar Arief Yahya (Foto: Kemenpar)

BATAM – Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia, Hydro Coco, mengembangkan pasar sport tourism milenial. Konsep itu diterapkan dalam turnamen futsal nasional. Labelnya adalah Hydro Coco Cup 2019 atau Hydro Coco National Futsal Tournament. Juara event ini akan mentas di level ASEAN.

Kualifikasi Hydro Coco Cup diawali dari Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Batam juga ditunjuk sebagai lokasi opening Hydro Coco National Futsal Tournament 2019 pada 26-28 Juli. Bertanding di GOR Tumenggung, sebanyak 34 tim SMA pun sudah bersaing. Tim terbagi dalam 8 group, posisi 2 teratas melaju ke fase knock out 16 besar.

Hasilnya, SMAN 3 Batam muncul sebagai juara. Mereka berhak melaju ke tahap Grand Champion di Solo pada November 2019 nanti. Tiket tersebut disegel SMAN 3 Batam usai menang 2-0 atas SMKN 7 Batam di final pada Minggu 28 Juli 2019 malam.

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran I Kemenpar Hariyanto mengungkapkan, Hydro Coco menjadi media strategis promosi sport tourism. “Pasar milenial Indonesia sangat potensial. Melalui Hydro Coco National Futsal Tournament potensi tersebut akan optimal. Antusiasme besar ditunjukan dari event pembuka di Batam. Para milenial dari berbagai daerah di Kepri berkumpul di Batam. Hal ini bagus untuk branding pariwisata,” ungkap Hariyanto, Senin (29/7).

Memasuki event ke-7, Hydro Coco National Futsal Tournament 2019 akan digelar masif di 31 kota. Dari jumlah tersebut, kualifikasi regional terbagi menjadi Gold dan Silver. Untuk Kualifikasi Gold terbagi di 9 kota, lalu 22 kota di zona Kualifikasi Silver. Selain Batam, zona Gold diisi Kota Medan, Semarang, Solo, Bandung, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, juga Jakarta.

Regional Kualifikasi Gold diantaranya, Balikapapan, Banyuwangi, Bekasi, Bogor, Cirebon, Denpasar, dan Jember. Masuk juga Kediri, Malang, Mataram, Padang, Palembang, Pekanbaru, Samarinda, dan masih banyak lainnya. Hariyanto menambahkan, zona kualifikasi Hydro Coco National Futsal Tournament digelar di destinasi wisata terbaik di nusantara.

“Hydro Coco National Futsal Tournament sangat menarik. Sebab, event ini digelar di kota-kota yang menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia. Selain berkompetisi, para peserta dan pengunjung event bisa mengeksplorasi spot-spot terbaiknya. Destinasi tersebut memiliki alam, budaya, dan manmade yang eksotis. Jangan lupa, kulinernya juga juara,” lanjut Hariyanto lagi.

Hydro Coco National Futsal Tournament melibatkan 1.100 SMU dari 31 kota. Jumlah tersebut naik 97 sekolah dari tahun sebelumnya. Sebab, jumlah peserta pada event 2018 itu sekitar 1.003 SMU dari 28 kota. Untuk tahun 2019, jumlah potensi suporternya sekitar 170 Ribu orang.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memaparkan, event tersebut memperkuat pasar pariwisata.

“Ada banyak manfaat dari penyelenggaraan Hydro Coco National Futsal Tournament. Kehadiran tim pasti akan disertai jumlah masa milenial besar. Kehadiran para milenial tentu positif. Pangsa pasarnya sangat besar di Indonesia dan mancanegara. Tiap kota venue juga mendapat porsi branding yang cukup. Ada banyak media yang meliput event tersebut,” papar Menteri asal Banyuwangi tersebut.

Milenial memang menjadi pangsa pasar menjanjikan. Merujuk data UNDESA 2014, Asia akan menjadi rumah bagi populasi milenial hingga 2030. Sebanyak 57% milenial ada di Asia. Sebaran kaum milenial terbesar ada di Tiongkok dengan 333 Juta orang. Indonesia memiliki potensi pertumbuhan 82 Juta milenial, ada 42 Juta milenial di Filipina, juga 26 Juta milenial Vietnam.

“Pasar milenial memang sedang dioptimalkan. Jumlah ketersediaan pasarnya menjanjikan. Destinasi di Indonesia juga sangat cocok bagi para milenial. Ada banyak destinasi yang Instagramable. Sangat bagus untuk konten media sosial. Infrastrukturnya juga beragam dan sesuai dengan kebutuhan para milenial,” tutup Arief yang juga Menpar Terbaik ASEAN.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini