Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PDIP Klaim Paling Banyak Dapat Kursi Menteri

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 31 Juli 2019 |08:13 WIB
 PDIP Klaim Paling Banyak Dapat Kursi Menteri
Politisi PDI Perjuangan, Eva Sundari (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PDI Perjuangan mengklaim akan mendapat kursi menteri paling banyak di antara parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) lainnya. Pasalnya Presiden Terpilih Jokowi sudah menggaris kebijakan bahwa penyusunan kabinet mengikuti logika proporsional.

"Artinya PDI Perjuangan akan mendapat menteri paling banyak di antara parpol-parpol. Kalau berapa jumlahnya, kita menunggu Pak Jokowi," kata Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan PDIP, Eva Kusuma Sundari kepada Okezone, Rabu (31/7/2019).

 Baca juga: Tidak Sodorkan Nama Menteri, Surya Paloh: Sampai Sekarang Belum Diminta Jokowi

Menurutnya, PDI Perjuangan gembira dengan kebijakan Presiden Jokowi yang menyatakan penyusunan kabinet mengikuti logika proporsional. Dengan begitu, PDIP sebagai parpol pemenang pemilu akan mendapat kursi menteri paling banyak.

"Pada prinsipnya kita gembira dengan policy dari Presiden," imbuh dia.

 Baca juga: Perindo: Jokowi Belum Bahas Nama-Nama Calon Menteri yang Sudah Disodorkan

Kendati demikian, Eva menegaskan, PDI Perjuangan menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada Jokowi selaku pelaksana hak prerogatif sebagai Presiden PDIP siap menempatkan kadernya sesuai permintaan Kepala Negara.

"Kita menyiapkan berapapun yang diminta. Posisinya apapun yang diminta, PDIP siap. Jadi prinsipnya mengikuti kebijakan Pak Jokowi untuk menterinya," tutur Eva.

"Bu Mega sudah ada (nama-nama kader yang akan dijadikan menteri), tapi tidak untuk dipublikasikan," pungkas dia.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement