MAKASSAR - Tiga pemuda pelaku pembunuhan, Ilham Rauf alias Sableng (23) Alam Nuari alias Nuari (19) dan Akram Abdullah alias Akram ditangkap polisi di tempat berbeda. Ketiganya baru saja menghabisi nyawa rekannya bernama Edwar saat pesta minuman keras (miras) di Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin 29 Juli 2019.
Panit Timsus Polda Sulsel Ipda Artenius MB mengatakan, penangkapan dilakukan bersama Anggota Resmob Panakukkang yang menerima laporan tersebut. Ketiganya ditangkap di Kabupaten yang berbeda di Sulsel.
"Tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia akibat luka tikam senjata tajam jenis badik. Sehingga, kami berkoordinasi dengan Polsek Panakukang. Maka, kami bersama-sama melakukan penyelidikan keberadaan para pelaku yang berhasil melarikan diri pada saat setelah kejadian," kata Arten kepada Okezone, Rabu (31/7/2019).
Baca Juga: Kesal Ditegur, Pria Ini Bacok Tetangganya hingga Tewas
Arten menjelaskan, penangkapan berawal dari informan bahwa salah satu pelaku yakni Iljam alias Sableng sedang berada di Jalan Sultan Hasanuddin, Pinrang.
"Selanjutnya, tim gabungan menuju tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan Sableng. Tapi, setelah diinterogasi Sableng tidak mengetahui keberadaan rekan-rekannya dan mereka terakhir bersama dan berpencar di Kabupaten Maros," ujar Arten.

Selanjutnya, kata Arten, tim gabungan mendalami penyelidikan lebih lanjut keberadaan Alam dan mendapatkan informasi bahwa Alam sedang berada di tempat persembunyiannya, tepatnya di sebuah kos-kosan di Jalan Merdeka, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
"Kemudian, tim memutuskan untuk mengamankan kedua pelaku ke kota Makassar," tutur Arten.
Namun, pada saat perjalanan ke kota Makassar, lanjut Arten, anggotanya mendapatkan informasi bahwa satu lagi pelaku, yakni Akram sedang berada di tempat persembunyiannya di Bontoboddia Desa Lempangang, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa.
"Tim gabungan bergerak cepat menuju tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan pelaku utama eksekutor (Akram) yang menikam korban," ujar Arten.
Baca Juga: Rudi Tewas Dibunuh Usai Minta Kecilin Suara Musik Waktu Salat, Pelakunya Ditangkap