JAKARTA - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan lima orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Jakarta Selatan pada Rabu, 31 Juli 2019, malam. Salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut dikabarkan yakni Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Angkasa Pura (AP) II, Andra Y Agussalam.
Diduga, Dirkeu PT Angkasa Pura II menerima suap terkait proyek yang sedang dikerjakan oleh PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI). Tim sudah mengantongi bukti awal dugaan suap antara dua pihak BUMN tersebut berupa uang hampir Rp1 miliar dalam pecahan dolar Singapura
Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang ditilik Okezone, Andra terakhir kali melapor memiliki harta Rp28.664.804.499 (28,6 miliar). Andra terakhir melaporkan hartanya pada 31 Juli 2018 untuk pelaporan periodik 2017.
Baca juga: Kena OTT KPK, Status Hukum Direktur Angkasa Pura II Ditentukan Hari Ini
Harta terakhir Andra sebesar Rp28,6 miliar tersebut meningkat drastis dibanding laporan sebelumnya pada 4 November 2015. Saat itu, Andra tercatat memiliki harta Rp20.518.328.653 dan USD 171.090.

Peningkatan harta Andra ini disebabkan bertambahnya jumlah bidang tanah dan bangunan yang dimiliki mantan Direktur Administrasi dan Keuangan PT LEN Industri tersebut.
Dalam LHKPN terakhirnya, Andra memiliki dua bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, sebidang tanah dan bangunan di Jakarta Barat serta sebidang tanah dan bangunan lainnya di Bogor.
Baca juga: Amankan 5 Orang saat OTT, KPK: Salah Satunya Direktur Angkasa Pura II
Jika ditotal, harta berupa tanah dan bangunan milik Andra tersebut mencapai nilai Rp20,89 miliar. Sementara pada LHKPN 2015, Andra hanya memiliki tiga bidang tanah dan bangunan di Jakarta dan Bogor dengan total senilai Rp15.169.093.375.
Sementara untuk harta berupa transportasi, Andra tercatat memiliki empat unit mobil dengan total nilai Rp2 miliar. Empat unit mobil milik Andra tersebut terdiri dari satu unit mobil Toyota Alphard, satu unit Mercedes-Benz E-400, satu unit Honda Jazz dan satu unit Mazda 2.
Mantan Direktur Keuangan Badan Layanan Umum Transjakarta itu juga memiliki harta bergerak lainnya senilai sekitar Rp305 juta. Selain itu, Andra memiliki surat berharga senilai Rp376.072.500 dan giro atau setara kas sejumlah Rp5.156.577.570. Andra juga tercatat memiliki utang sebesar Rp74.766.946.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.